Rotary Club Kembali Lakukan Pelayanan Kesehatan, Kini di Dusun Sendiri Desa Pokdale Kupang

Melakukan pelayanan kesehatan ditengah pandemi, perlu kehati hatian oleh semua pihak.

Jumat, 16 April 2021 | 21:53 WIB - Ragam
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Kupang- Rotary Club (RC) bersama dengan Ika Medika alumni FK Undip, PDUI JATENG bersama Team RC Kupang, Jumat (16/4/2021) mengunjungi salah satu daerah terdampak bencana banjir bandang di Nusa Tenggara Timur. Daerah yang dikunjungi itu Dusun Sendiri, Desa Pokdale, berjarak 40 km dari Kupang ke arah Timur laut.

Desa tersebut sebelum tersapu bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu adalah daerah subur yang berada diantara dua sungai di kanan dan kirinya. Dusun Sendiri terkenal sebagai penghasil sayur dan padi. Serta termasuk wilayah yang jarang banjir

BERITA TERKAIT:
Polri Berangkatkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir dan Longsor
Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi di NTT Temukan Granat dan Peluru Diduga Peninggalan PD II
Kapal Pengangkut BBM Terbakar di Larantuka, Pertamina Pastikan Distribusi ke Lembata Tetap Lancar
Oknum Kapospol Diduga Cabuli Dua Gadis Belia, Satu Korban Tewas Tragis Bakar Diri
Warga Desa Oelami NTT Digegerkan dengan Fenomena Penemuan Anak Babi Bermata Satu

Namun bencana banjir yang dipengaruhi oleh Siklon itu membuat desa itu hancur berantakan, rumah rumah kayu hancur, tanaman sayuran serta swah semuanya tersapu banjir. Untungnya saat bencana itu datang semuanya selamat dan tak menimbulkan korban jiwa. 

Petugas kesehatan sendiri pasca banjir belum pernah mendatangi dusun tersebut, menurut Ketua RT setempat karena arus sungai yang cukup deras serta tidak adanya jembatan membuat daerah itu belum dikunjungi oleh petugas.

Oleh itu, RC bersama dengan tim lainnya berkunjung ke dusun itu untuk mengadakan layanan kesehatan, pembagian pakaian, makanan, serta susu kepada masyarakat. "Perjalanan pertama ke Gereja Oesou karena relawan gereja ini yang menjadi kontak lapangan. Muda mudi gereja sangat aktif dan giat. Begitu kami datang, mereka menyambut hangat dan kemudian dengan mobil Jimny 4x4 modifikasi kami dipandu ke desa, kami sendiri dengan kijang tahun 1990 an yg masih terawat sehingga nyaman juga," tulis RC dalam rilisnya yang diterima KUASAKATACOM, Jumat (16/4).

Layanan kesehatan ini dibuka di pusat desa. "Kami membuka layanan kesehatan, pertama sedikit yg datang, tapi begitu tahu ada layanan, orang kumpul dan meminta diobati. Umumnya mereka sakit capai, otot kaku, sendi sakit. pening," jelasnya.

Sakit yang dikeluhkan warga, kata RC, mungkin disebabkan dalam beberapa hari ini mereka kerja berat membersihkan rumah dan kebun. Dalam melakukan layanan kesehatan itu, pihak RC dalam melakukan anamnesa lebih hati hati. Hal itu perlu dilakukan agar tidak terjadi under diagnose. 

Melakukan pelayanan kesehatan ditengah pandemi, perlu kehati hatian oleh semua pihak. Karena itu RC tetap melakukan melaksanakan protokol kesehatan secara ketat. Usai melakukan kegiatan pelayanan kesehatan hingga menjelang berbuka puasa. RC pun menutup kegiatan itu dengan melakukan buka bersama dengan relawan Hand Fortuna.


 

***

tags: #ntt #pelayanan kesehatan #kupang #banjir

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI