Bupati Jepara Dian Kristiandi melantik lima pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jepara periode 2021-2026.

Bupati Jepara Dian Kristiandi melantik lima pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jepara periode 2021-2026.

Bupati Jepara Lantik Lima Pimpinan Baznas Jepara

Amil zakat harus memiliki integritas, amanah, transparan, dan berakhlak baik.

Senin, 19 April 2021 | 15:58 WIB - Ragam
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Jepara– Bupati Jepara Dian Kristiandi melantik lima pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jepara periode 2021-2026. Pelantikan pengurus baru Baznas itu dilakukan di Gedung Shima, Kompleks Setda Jepara, Senin (19/4/2021).

Lima pimpinan Baznas Jepara yang dilantik masing-masing Sholih sebagai ketua, Kusdiyanto, Nasrullah, Aini Mahmudah serta Nur Salim. Pelantikan ini juga di hadiri langsung oleh Ketua Baznas Jawa Tengah KH. Ahmad Daroji, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Jepara, Ketua MUI Jepara Dr. KH Mashudi, Sekda Jepara Edy Sujatmiko serta jajaran pengurus Baznas sebelumnya.

Bupati Dian Kristiandi meminta pengurus Baznas yang baru untuk memaksimalkan potensi zakat yang ada di Kabupaten Jepara. “Masih ada ruang untuk mengoptimalkan potensi yang ada. Kita akan bantu dari sisi regulasi,” ujar Bupati Andi.

BERITA TERKAIT:
Cegah Peningkatan Kasus, Bupati Jepara Minta Perusahaan Perketat Penerapan Prokes
TMMD Tahap II Kodim Jepara akan Bangun Jalan dan Rumah di Desa Kunir
Pemkab Jepara Kaji Usulan Jadikan RSUD Kartini Jadi RS Khusus Covid-19
Pembukaan TMMD Sengkuyung II Tahun 2021 Tanpa Upacara
Zona Merah, Penutupan Wisata di Jepara Diperpanjang, Kuliner Hanya Take Away
Antisipasi Melonjaknya Kasus, Pemkab Jepara Tambah Tempat Karantina Terpadu
Zona Merah, Pentas Hiburan Dilarang di Jepara

“Pengurus yang baru ini akan terus kita dotong. Termasuk yang penting yakni membangun kesadaran bahwa rizki yang kita dapatkan ini  sebagian harus kita sisihkan untuk zakat. Membangun kesadaran dan edukasi tentang zakat ini harus dimulai dari sedini mungkin,” lanjut Bupati Andi.

Lebih lanjut Bupati Andi menyebut jika pengelolaan zakat kini bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Artinya, amil zakat yang dalam hal ini Baznas, bisa menggunakan metode digital untuk memaksimalkan proses pengumpulan dan penyaluran zakat.

“Sekarang bisa menggunakan metode digital atau yang lainnya. Yang penting memudahkan muzaki atau orang yang berzakat,” ujar Bupati Andi

Meski demikian, Bupati Andi meminta agar amil zakat harus memiliki integritas, amanah, transparan, dan berakhlak baik. Sehingga zakat yang diambil bisa disalurkan dengan tepat.

Sementara itu, Ketua Baznas Jepara Sholih mengungkapkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan segera menyusun mekanisme zakat fitrah bagi umat Islam di Bumi Kartini.

“Kita belum memiliki rencana terkait skema pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah. Rencananya, skema tersebut akan dibahas bersama pengurus dalam waktu dekat,” kata mantan Sekda Jepara ini.


tags: #bupati jepara dian kristiandi #bupati andi #baznas

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI