Safari Kemanusiaan, Bupati Kunjungi Empat Warga Terkena Musibah

Saat itu pemilik rumah sedang di dalam rumah, tetiba terdengar suara gemuruh sehingga berhamburan keluar rumah.

Selasa, 27 April 2021 | 20:10 WIB - Ragam
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Jepara- Di bulan ramadan ini, kegiatan safari kemanusiaan masih terus dilanjutkan oleh Bupati Jepara Dian Kristiandi. Pada Selasa (27/4/2021), orang nomor satu di Jepara itu mengunjungi 4 lokasi berbeda. Masing-masing empat korban meninggal dunia lantaran tenggelam dan satu korban rumah roboh.

Didampingi sejumlah kepala perangkat daerah, PMI dan Baznas, Dian Kristiandi mendatangi rumah Jaka Darmawangsa (8) warga Kelurahan Demaan, Kecamatan Jepara yang tenggelam pada Jumat (16/4/2021) lalu di Sungai Mbalem, Desa Krapyak Kecamatan Tahunan. Safari dilanjutkan ke rumah Hafidz Abdullah (7) warga Desa Krapyak, Kecamatan Tahunan yang tenggelam bersama dengan Jaka Darmawangsa.

Di lokasi ketiga, Bupati Andi mengunjungi Yanti Endang Susilowati di RT 11 RW 2 Desa Ngasem Kecamatan Batealit yang rumahnya roboh rata dengan tanah. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (16/4/2021) pukul 13.30 WIB. 

BERITA TERKAIT:
Cegah Peningkatan Kasus, Bupati Jepara Minta Perusahaan Perketat Penerapan Prokes
TMMD Tahap II Kodim Jepara akan Bangun Jalan dan Rumah di Desa Kunir
Pemkab Jepara Kaji Usulan Jadikan RSUD Kartini Jadi RS Khusus Covid-19
Pembukaan TMMD Sengkuyung II Tahun 2021 Tanpa Upacara
Zona Merah, Penutupan Wisata di Jepara Diperpanjang, Kuliner Hanya Take Away
Antisipasi Melonjaknya Kasus, Pemkab Jepara Tambah Tempat Karantina Terpadu
Zona Merah, Pentas Hiburan Dilarang di Jepara

Saat itu pemilik rumah sedang di dalam rumah, tetiba terdengar suara gemuruh sehingga berhamburan keluar rumah. Dan tak berselang lama rumahnya roboh rata dengan tanah. Diperkirakan robohnya rumah itu lantaran kondisi sudah lapuk.  

Terakhir, politisi PDI Perjuangan itu mendatangi rumah Muhammad Frans Saputra, (9) dan Akhmad Zainul Abidin, (6). Keduanya kakak beradik asal Desa Gerdu Kecamatan Pecangaan. Keduanya meninggal dunia tenggelam di kolam renang Diana`s Bay Restaurant, Kelurahan Karangkebagusan, Jepara, (12/4/2021) lalu.

Saat kejadian itu, orang tua mereka tengah memesan makanan. Sehingga lepas dari pantauan. Saat itu, mereka bermain di tepian kolam renang. Namun, salah satu bocah tercebur. bocah lain berusaha menolong. Namun nahas. Semuanya ikut tercebur.

Kedatangan Bupati Dian Kristiandi untuk menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban serta berusaha menghibur agar tetap tabah menghadapi cobaan yang diterima. 

Selain itu, Andi juga menyampaikan pesan edukasi kepada para orangtua. Utamanya dalam menjaga anak-anaknya ketika bermain. “Kita juga mengedukasi warga agar tidak membiarkan anaknya bermain sendirian. Harus dijaga dan diawasi,  sebab sudah banyak kejadian yang menimpa hingga merenggut nyawa buah hati,” jelasnya.

Sementara untuk korban rumah roboh, Andi mengungkapkan jika pihaknya akan membantu untuk membuat rumah dengan mengalokasikan anggaran bencana senilai Rp.25 juta. “Mudah-mudahan ini bisa membantu meringankan,” tandasnya.


tags: #bupati jepara dian kristiandi #bupati andi #baznas #rumah roboh

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI