Presiden RI Joko Widodo. Foto istimewa

Presiden RI Joko Widodo. Foto istimewa

Jokowi Berharap Anggaran Pemerintah Gerakan Ekonomi

Adanya penetapan UU Cipta kerja juga diminta Presiden Jokowi agar penerapan reformasi struktural besar-besaran sudah bisa dimulai.

Selasa, 04 Mei 2021 | 16:56 WIB - Ekonomi
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Jakarta- anggaran pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah, diminta Presiden Joko Widodo dapat mendorong belanja masyarakat.

Jokowi menyampaikan itu saat meresmikan pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas)Tahun 2021 di Istana Negara Jakarta, Selasa (4/5/2021). "Kita harus mempercepat belanja pemerintah, terutama berbagai bentuk bantuan sosial, padat karya, serta mendorong belanja masyarakat. Demand side harus diperbesar, sisi permintaan harus diperbesar," ucap Jokowi. 

Jokowi juga mengingatkan pemulihan ekonomi diawali dari pengendalian COVID-19. "Tahun depan ini masih mengusung pemulihan ekonomi dan reformasi struktural. Harus kita ingat fondasi paling awal pemulihan ekonomi adalah pengendalian COVID-19," jelasnya.

BERITA TERKAIT:
Jokowi Berharap Anggaran Pemerintah Gerakan Ekonomi
Temui Keluarga Awak KRI Nanggala-402, Puan: Kita Tidak Ingin Tragedi Ini Terulang
TNI Siap Bantu Polri Tangkap Anggota KKB di Papua
Pinjol dan Fintech Diatur PP 60 Tahun 2021
PDIP Tak Masalahkan Reshuffle
Dampingi Jokowi Kunjungi Kawasan Industri Batang, Ganjar: Jadi Harapan Pertumbuhan Ekonomi Jateng
Kunjungi Kawasan Industri Batang, Jokowi: Semoga Bisa Menyerap Banyak Tenaga Kerja

Masih adanya anggaran pemerintah daerah (pemda) yang belum dibelanjakan hingga akhir Maret 2021, juga menjadi perhatian Presiden Jokowi. "Kemarin saya diingatkan di akhir Maret 2021 di perbankan masih ada uang APBD provinsi, kabupaten, dan kota, sebesar Rp182 triliun yang seharusnya itu segera dibelanjakan untuk memperbesar sisi permintaan, sisi konsumsi," bebernya.

Belanja pemerintah pusat dan daerah diharapkan Presiden Jokowi juga mendorong supaya sektor industri mulai bangkit dan para pekerja mulai bekerja.

"Domestic supply side harus ditingkatkan tapi semua dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat ketat, jangan ditawar-tawar mengenai hal ini," tegasnya.

Adanya penetapan UU Cipta kerja juga diminta Presiden Jokowi agar penerapan reformasi struktural besar-besaran sudah bisa dimulai.

"Semua kementerian lembaga dan pemerintah daerah harus bersinergi dalam melaksanakan dan memanfaatkan reformasi struktural ini. Harus kita rencanakan sejak sekarang bahwa nilai tambah sektor industri harus kita tingkatkan, ketahanan pangan harus meningkat dan pemulihan sektor pariwisata harus berjalan dengan baik," bebernya.


tags: #presiden jokowi #anggaran #pemerintah #ekonomi

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI