Bupati Jepara Dian Kristiandi.

Bupati Jepara Dian Kristiandi.

Musala Bergerak Edisi Enam Sambangi Musala Annur Kalipucang Kulon Jepara

Hal ini penting untuk mengetahui kondisi warga yang baru datang tersebut.

Selasa, 04 Mei 2021 | 23:32 WIB - Ragam
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Jepara- Kegiatan "Musala Bergerak" edisi terakhir di bulan ramadan ini menyambangi Musala An Nur Desa Kalipucang Kulon Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Selasa (4/5/2021). Bupati Jepara Dian Kristiandi hadir langsung menyambangi jamaah Musala An Nur didampingi oleh sejumlah pimpinan perangkat daerah. Beberapa diantaranya Asisten I Sekda Jepara Dwi Riyanto, Plt Asisten II Wasiyanto, Kepala Bappeda Subiyanto, Kepala Dinsospermasdes Edy Marwoto, Kepala Diskominfo Arif Darmawan dan pimpinan OPD lainnya.

Dalam kesempatan ini, orang nomor satu di Jepara ini juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada warga. Beberapa diantaranya beras sebanyak 2 kwintal, berbagai bahan kebutuhan pokok lainnya, masker, kursi roda, peralatan shalat hingga bantuan pohon buah untuk ditanam warga. 

Kepada jamaah Musala An Nur, Dian Kristiandi meminta agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Sebab, hingga kini pandemi Covid-19 belum selesai. "Saya menyadari tentu sudah banyak yang bosan dengan keadaan ini. Akan tetapi, jika kita tidak tertib mematuhi protokol kesehatan, maka kebosanan kita akan semakin lama, karena pandemi tentu tidak akan segera berakhir," ujar Bupati Andi.

BERITA TERKAIT:
Cegah Peningkatan Kasus, Bupati Jepara Minta Perusahaan Perketat Penerapan Prokes
TMMD Tahap II Kodim Jepara akan Bangun Jalan dan Rumah di Desa Kunir
Pemkab Jepara Kaji Usulan Jadikan RSUD Kartini Jadi RS Khusus Covid-19
Pembukaan TMMD Sengkuyung II Tahun 2021 Tanpa Upacara
Zona Merah, Penutupan Wisata di Jepara Diperpanjang, Kuliner Hanya Take Away
Antisipasi Melonjaknya Kasus, Pemkab Jepara Tambah Tempat Karantina Terpadu
Zona Merah, Pentas Hiburan Dilarang di Jepara

Terkait dengan adanya warga yang nekad mudik, politisi PDI Perjuangan ini meminta agar aparat pemerintah paling bawah melakukan pendataan. Hal ini penting untuk mengetahui kondisi warga yang baru datang tersebut. "Nyuwun tulung (minta tolong-red) Pak RT dan Pak RW, mendata warga yang mudik. Pastikan semuanya kondisinya sehat. Jika memang diperlukan rapid antigen atau yang lain segera disampaikan agar segera dipenuhi," jelasnya.

Lebih lanjut Bupati Andi menyampaikan jika pihaknya sudah melakukan ujicoba pembelajaran tatap muka bagi para pelajar. Di Kecamatan Welahan, jika memang sudah ada sekolah yang siap, bisa mengajukan ke dinas terkait. Tentu harus melihat kondisi dan memenuhi syarat yang sudah ditentukan.

"Kita memang sudah melakukan ujicoba pembelajaran tatap muka, alhamdulilah tidak ada kluster penyebaran. Jika memang terjadi kluster, tentu akan kita hentikan kembali. Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan baik agar para siswa bisa kembali bersekolah tatap muka," tandasnya.


tags: #bupati jepara dian kristiandi #bupati andi #musala bergerak #mudik

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI