Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasien Maimoen saat menunjukkan gula cair dari bahan baku singkong karya Johan Irawan warga kabupaten Banjarnegara
Promosikan Gula Cair Berbahan Singkong, Gus Yasin: InsyaAllah Meningkat Produksinya
Gus Yasin mengatakan gula cair karya Johan Irawan telah menembus pasar luar Jateng, seperti Jakarta, Depok, dan Bogor
Sabtu, 08 Mei 2021 | 14:58 WIB - Ekonomi
Penulis:
. Editor: Wis
KUASAKATACOM, Semarang - Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen mengapresiasi langkah seorang warga Desa Punggelan, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara bernama Johan Irawan yang berhasil berinovasi menciptakan gula cair dari bahan baku singkong. Pria yang akrab disapa Gus Yasin ini menegaskan produk anak bangsa harus didukung untuk keberlangsungan usaha
Gus Yasin mengatakan gula cair karya Johan Irawan telah menembus pasar luar Jateng, seperti Jakarta, Depok, dan Bogor. Dia pun mengaku turut mempromosikan gula singkong sebagai pemanis alternatif yang sehat kepada masyarakat melalui vlog.
BERITA TERKAIT:
Gus Yasin: Pemprov Jateng Butuh Peran Aktif Mahasiswa Atasi Persoalan Kemasyarakatan
Wujudkan Keluarga Harmonis, Gus Yasin Gagas Kelas Konsultasi Calon Pengantin
Perluas Akses Pendidikan, Gus Yasin: Pemprov Jateng Bakal Bangun SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken Pati
Gus Yasin Minta Bupati/Wali Kota di Jateng Serius Perkuat Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak
Inilah Fasilitas yang didapat dari Beasiswa Santri Pemprov Jateng, Pengasuh Pesantren Sambut Antusias
“Saya dikabari bahwa di Banjarnegara ada warga yang memproduksi atau mengelola singkong menjadi gula cair. Kita promosikan barang-barang produksi anak bangsa, termasuk dari Banjarnegara. InsyaAllah akan meningkatkan produksinya,” kata Gus Yasin, di Semarang, Sabtu (8/5)
Gus Yasin menuturkan kemarin Rabu (5/5) dirinya menyempatkan langsung melihat tempat produksi gula cair di Banjarnegara. Dari kunjugannya itu dia mendapat informasi terkait harga gula cair dari bahan baku singkong. Diakuinya harga gula cair dari singkong memang sedikit lebih mahal dari gula pasir berbahan tebu, yakni sekitar Rp45 ribu per satu botol berisi satu liter gula cair. Kendati harganya lebih tinggi, namun banyak kelebihan yang didapat dari mengonsumsi gula cair dari singkong. Selain itu, bahan dan proses produksinya masih alami, dan memasaknya pakai arang.
“Kemasan botol ini kalau bisa dilengkapi dengan alamat produsen supaya pembeli tahu ini produk Banjarnegara. Promosikan juga lewat media sosial seperti Face Book, Instagram, dan lainnya. Kalau tidak punya medsos, pakai medsos putra-putrinya, unggah foto gula singkong ini supaya jangkauan pemasarannya lebih luas,” jelasnya
Ia mengatakan, UKM gula singkong tersebut telah mengantongi Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SP-PIRT). Bahkan Dinas Koperasi dan Kanwil Kemenag setempat sudah melakukan pendampingan guna pengembangan usaha. Sementara itu, Pemprov Jateng melalui dinas terkait juga siap memfasilitasi pelaku UMKM gula cair berbahan singkong mengurus sertifikat halal, dan sebagainya.
***tags: #taj yasin maimoen #wakil gubernur jawa tengah #singkong #gula cair #johan irawan
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
PSIS Semarang Kembali Gelar Latihan Bersama
10 Februari 2026
Sebanyak 160 Orang Manfaatkan Operasi Katarak Gratis di Jawa Barat
10 Februari 2026
A Wishful Ramadan: Wisata Rasa Nusantara dari Barat ke Timur di Nusatu by Artotel Semarang
10 Februari 2026
Oknum Guru Diduga Lecehkan Lebih dari Dua Siswi di Pasar Rebo
10 Februari 2026
Jelang Setahun Ahmad Luthfi- Taj Yasin Pimpin Jateng, Program Speling Sudah Layani 88.979 Warga
10 Februari 2026
Jelang Ramadan, BAZNAS dan Dubes KBRI Kairo Perkuat Kerja Sama Penyaluran Bantuan Gaza
10 Februari 2026
Menag Nasaruddin Umar Dorong Masjid Jadi Ruang Aman untuk Pemudik
10 Februari 2026
Libur Imlek, KAI Daop 4 Semarang Sediakan 83 Ribuan Tempat Duduk
10 Februari 2026
Dua Pengedar Narkotika Diringkus Polisi, Ribuan Obat Terlarang Turut Disita
10 Februari 2026
Pengurus KJW Dilantik di Puncak Peringatan HPN di Hotel Horison Yogyakarta
10 Februari 2026
