Polrestabes Semarang saat jumpa pers kasus pembunuhan pemandu lagu Alip Surani, Rabu (12/5). (FOTO: Holy/ KuasaKatacom).

Polrestabes Semarang saat jumpa pers kasus pembunuhan pemandu lagu Alip Surani, Rabu (12/5). (FOTO: Holy/ KuasaKatacom).

Polisi Ungkap Kronologi Tewasnya Pemandu Lagu di Puspanjolo Semarang

Pelaku sempat kabur ke Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Semarang.

Rabu, 12 Mei 2021 | 11:59 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang - Teka teki kronologi tewasnya seorang pemandu lagu bernama Alip Surani alias Ratna (31) di sebuah kamar kos, di Puspanjolo, Semarang Barat, Kota Semarang pada 7 Mei 2021 pukul 01.30 wib kini telah terungkap. Ratna ternyata dibunuh oleh seorang pria yang baru saja dikenalnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar, saat jumpa pers, di Kantor Dinasnya, Rabu (12/5). 

Kombes Irwan mengatakan pelaku pembunuhan bernama Dafa. Dafa membunuh Ratna dengan cara mencekik leher korban menggunakan kabel charger.

BERITA TERKAIT:
Rumah Seorang Warga di Semarang Hangus Terbakar, Ini Sebabnya!
Satpol PP Robohkan 14 Bangunan Liar Pedagang di Jalan Pelabuhan Ratu Semarang
BOR Pasien Corona di RS Wongsonegoro Semarang Sudah Penuh
Jokowi Tinjau Vaksinasi di Semarang Hari ini
Saat PTM, Siswa di Jateng Perlu Diberi Pendampingan Pendidikan Karakter
Slamet Warga Semarang Tewas Kesetrum Listrik di Atas Pohon
Peringati Hari Transportasi, Pemkot Semarang Terapkan Tarif Parkir Khusus untuk ASN

"Setelah korban meninggal, pelaku berusaha membakar tempat kejadian perkara untuk meninggalkan jejak," kata Kombes Irwan.

Namun usaha pembakaran itu sia sia gara gara yang terbakar hanya sebagian ruang tempat tidur korban. Sebelum membunuh korban, pelaku kata dia, mengenal korban melalui media sosial. Dari perkenalan itu, pelaku bertemu korban di tempat kos korban.

"Pelaku Dafa menuju kos korban dengan diantar pelaku bernama Ibnu. Di kos, pelaku (Dafa) sempat berhubungan layaknya teman mesra. Setelah itu pelaku mencekik korban pakai charger," jelasnya.

Usai korban meninggal, lanjutnya, pelaku berusaha mengelabuhi aksinya dengan meletakkan puntung rokok. Dengan harapan agar kamar kos korban terbakar. Setelah itu, pelaku meninggalkan lokasi kejadian.

"Namun sebelum meninggalkan lokasi, pelaku mengambil barang barang milik korban seperti handphone, uang, dompet dan lain lain," ungkap dia.

Setelah menggasak barang milik korban, pelaku mengunci kamar korban dari luar.pelaku dafa selanjutnya dijemput oleh Ibnu. Ibnu pun menjual barang milik korban. 

Kedua pelaku pun selanjutnya melarikan diri ke luar kota agar aksinya tak diketahui. "Pelaku sempat kabur ke Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Semarang," tandas Kombes Irwan.


tags: #semarang #pembunuhan #pemandu lagu #alip surani

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI