Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi saat memimpin jumpa pers kasus ledaklan petasan, di Polres Kebumen, Jumat (14/5). [foto: Humas Polda Jateng)

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi saat memimpin jumpa pers kasus ledaklan petasan, di Polres Kebumen, Jumat (14/5). [foto: Humas Polda Jateng)

Petasan yang Meledak di Kebumen Ternyata Berasal dari Kabupaten Pati

"Bahan petasan tersebut didapat dari Kabupaten Pati, dipesan secara online," jelasnya

Jumat, 14 Mei 2021 | 12:46 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Kebumen - Kasus meledaknya petasan yang menewaskan empat orang di Desa Ngabean Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen sementara ini bahan bakunya diketahui berasal dari Kabupaten Pati. Pihak kepolisian selanjutnya akan menelusuri pihak di Kabupaten Pati yang memasok petasan

Hal tersebut disampaikan langsung oleh KaPolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi saat menggelar jumpa pers di Markas Polres Kebumen, Jumat (14/5/2021). 

Irjen Luthfi menjelaskan dari hasil penyidikan, inafis laboratorium forensik Polri dipastikan bahwa ledakan yang menewaskan empat orang tersebut berasal dari bahan-bahan petasan. Terkait ledakan itu, pihaknya telah memeriksa sejumlah orang yang mengetahui ledakan itu. 

BERITA TERKAIT:
Kepolisian Gagalkan Penyeludupan Ratusan Kendaraan Bodong dari Kabupaten Pati
68 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan Lalu Lintas Selama OKC 2021 di Jateng
Masa Larangan Mudik, Polda Jateng Putarbalikkan 16.076 Kendaraan
Hari Ini, Polisi Gelar Perkara Kecelakaan Perahu di Kedungombo
Polda Jawa Tengah Putar Balikkan 39.494 Kendaraan Pemudik dari Berbagai Wilayah
Anggota Polda Jateng Kini Mulai Siaga di Obyek Wisata
Petasan yang Meledak di Kebumen Ternyata Berasal dari Kabupaten Pati

"Dari TKP, kita kembangkan dan sudah kita periksa hampir 16 orang," Ïrjen Luthfi

Usai ledakan, kata dia, jajarannya menemukan hampir 400 selongsong petasan di sekitar tempat kejadian perkara. Ia melanjutkan, dari hasil pemeriksaan terhadap seorang pelaku yang saat ini masih dirawat di rumah sakit didapat hasil bahwa para pelaku mendapatkan bahan petasan tersebut dari Kabupaten Pati

"Bahan petasan tersebut didapat dari Kabupaten Pati, dipesan secara online," jelasnya

Terkait hal itu, pihaknya telah memberangkatkan tim penyidik ke Kabupaten Pati untuk mencari keterangan pendukung yang dimaksud. Selain itu, penyidik akan menelusuri pihak di Kabupaten Pati yang memasok petasan

"nanti akan kita gambarkan secara utuh perkembangan selanjutnya," tegas dia

Di sisi lain, Irjen Luthfi juga menegaskan, seseorang yang menyimpan petasan bisa dikenai sanksi pidana UU Darurat No 12 Tahun 1951
 


tags: #polda jawa tengah #ledakan #petasan #kebumen #kabupaten pati

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI