Perayaan Waisak di Vihara-Sima 2500 Buddha Jayanti, Bukit Kassapa, Banyumanik, Kota Semarang, pada Rabu (26/5) malam. (Foto: Holy/ KuasaKatacom)

Perayaan Waisak di Vihara-Sima 2500 Buddha Jayanti, Bukit Kassapa, Banyumanik, Kota Semarang, pada Rabu (26/5) malam. (Foto: Holy/ KuasaKatacom)

Waisak, Umat Buddha Pakintelan Semarang Diajak Miliki Toleransi dan Tenggang Rasa

Umat berbondong bondong merayakan waisak di Candi Borobudur.

Kamis, 27 Mei 2021 | 07:49 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang - Umat Buddha di Pakintelan, Kota Semarang, Jawa Tengah turut merayakan hari suci Waisak yang jatuh pada Rabu (26/5). Mereka merayakan hari Suci itu di Vihara-Sima 2500 Buddha Jayanti, Bukit Kassapa, Banyumanik, Kota Semarang, pada Rabu malam. 

Dalam pantauan tim KuasaKatacom, mereka menggelar ibadah mulai pukul 18.00 wib. Diawali dengan meditasi. Kemudian dilanjut dengan sesi khotbah dan tanya jawab dari pukul 19.00 - 20.30 wib. 

BERITA TERKAIT:
Ratusan Umat di Vihara Tanah Putih Rayakan Kembali Hari Raya Waisak
Pelita Kota Semarang Ikut Rayakan Hari Raya Waisak di Vihara Tanah Putih
63 Napi di Jateng Peroleh Remisi, Yuspahruddin: Apresiasi Atas Perilaku
63 Napi di Jateng Peroleh Remisi, Yuspahruddin: Hemat Anggaran Rp 51 Juta
Waisak, Kalangan Lintas Agama Silaturahmi ke Vihara Tanah Putih Semarang

Peribadan itu pun berjalan khidmat. Bagaimana tidak, pasalnya acara itu digelar di tengah perbukitan yang masih asri. Banyak pohon rindang yang tinggi, dikelilingi jurang serta masih banyaknya suara auman hewan khas hutan. 

Bahkan, untuk mencapai lokasi acara, tim liputan KuasaKatacom bersama beberapa wartawan lain harus melewati jalan terjal dan naik turun selama kurang lebih 15 menit. Dalam akses menuju lokasi, tak ada penerangan apapun. 

Guru Meditasi Vihara Buddha Jayanti, Agung Eko (66) mengajak umat Buddha tak hanya sekedar merayakan Waisak. Lebih dari itu, umat diharapkan memiliki rasa toleransi dan tenggang rasa

"Mari kita renungkan. Apakah kita sudah memayu hayuning bawono? Kalau belum, ayo kita ke arah sana," kata Agung.

Dengan cara ini, kata dia, yakin umat akan menjadi semakin baik setiap harinya. Di sisi lain, dalam kesempatan itu, dirinya mengingtkan umat agar tetap patuh protokol kesehatan. Menurutnya hal ini penting agar seseorang tak menjadi penular corona bagi orang lain.

"Yakinlah Corona pasti akan berlalu," jelasnya.

Sementara itu, Biksu Vihara Buddha Jayanti, Sammanera Dhammatejo Wahyudi mengatakan adanya wabah pandemi ini membawa berkah saat perayaan Waisak. Diakuinya, karena pandemi, umat saat ini merayakan Waisak di Vihara-Vihara. 

"Saat belum ada pandemi, Vihara sepi. Karena umat berbondong bondong merayakan Waisak di Candi Borobudur," ucap Wahyudi.


tags: #waisak #vihara-sima 2500 buddha jayanti #banyumanik

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI