Kasus Covid-19 Naik, Dian Kristiandi Dorong Optimalisasi Satgas Jogo Tonggo
Lembaga pemerintah, lanjut Andi, juga harus serius menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.
Rabu, 02 Juni 2021 | 16:24 WIB - Kesehatan
Penulis:
. Editor: Wis
KUASAKATACOM, Jepara– Bupati Jepara Dian Kristiandi mendorong kembali optimalisasi peran dan fungsi Satgas Jogo Tonggo yang ada di masing-masing RW. Optimalisasi Satgas Jogo Tonggo penting dilakukan ditengah kenaikan angka kasus Covid-19 di Kabupaten Jepara.
Hal ini menjadi salah satu hasil Rapat Koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 dengan Forkopincam se-Kabupaten Jepara di Gedung Shima, Kompleks Setda Jepara, Rabu (2/6/2021).
BERITA TERKAIT:
Tanam Mangrove di Jepara, Gus Yasin Ingatkan Pentingnya Menjaga Ekosistem
Gubernur Luthfi: Pemprov Jateng Terus Berupaya Tingkatkan Penyerapan Tenaga Kerja
Nawal Yasin Luncurkan Layanan 6 SPM di Posyandu Ananda 2 Jepara
Sambangi PAUD Semai Jepara, Nawal Yasin Ajak Siswa Senam Bareng Hingga Bagikan Alat Sekolah
Ribuan Warga Jepara Nikmati Hiburan Rakyat Hari Jadi ke-80 Jateng
“Satgas Jogo Tonggo harus kita optimalkan kembali dengan sering melakukan komunikasi. Lantaran saat ini sudah cukup jenuh sehingga butuh kembali untuk didorong sebab pandemi hingga kini belum berakhir,” kata Bupati Andi.
Satgas Jogo Tonggo ini terdiri dari berbagai unsur di masyarakat, baik tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda hingga tenaga kesehatan. “Saya kira semuanya sudah bergerak, hanya saja masih perlu untuk dikuatkan dan dioptimalkan kembali agar penyebaran virus ini benar-benar bisa kita tekan,” imbuh Bupati Andi.
“Di dalam Satgas Jogo sudah diatur dengan jelas tugas dan fungsinya bahkan per bidang. Jika semuanya berjalan optimal, maka penyebaran dan penularan Covid-19 bisa ditekan,” kata Bupati.
Selain optimalisasi peran Satgas Jogo Tonggo, Bupati Andi juga meminta vaksinasi utamanya kepada lansia harus terus di genjot. Pasalnya, dirinya mendapati di sejumlah desa vaksinasi kepada lansia masih sangat rendah. “Vaksinasi juga perlu di dorong dan digenjot,” imbuh politisi PDI Perjuangan ini.
Lembaga pemerintah, lanjut Andi, juga harus serius menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Institusi pemerintah menjadi contoh dan cerminan dalam penerapan prokes sehingga komitmennya harus terus dijaga.
Sementara itu, hingga Rabu (2/6/2021) ini hanya ada satu RT di Jepara yang berstatus zona merah. 10 RT masuk zona oranye, 187 zona kuning dan 4481 RT masih berstatus zona hijau penyebaran Covid-19.
Rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol Arh Tri Yudhi Herlambang, Waka Polres Jepara Kompol I Putus Krisna, Sekda Jepara dan kepala perangkat daerah Jepara.
***tags: #kabupaten jepara #covid-19 #bupati jepara dian kristiandi #bupati andi #jogo tonggo
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Semen Padang FC Siapkan Perombakan Besar-besaran Jelang Putaran Kedua
14 Januari 2026
Bank Jateng Dukung Kreativitas Media Digital di Semarang
14 Januari 2026
Heni Tegaskan INI-IPPAT di Jateng Harus Berintegritas dan Profesional
14 Januari 2026
Perkuat Kualitas Produk Hukum Daerah, Kemenkum Jateng Sambut Bapemperda DPRD Kota Surakarta
14 Januari 2026
Honda Hadirkan Warna Exclusive untuk Stylo
14 Januari 2026
KAI Services Gelar Training Untuk Prama Prami untuk Rangkaian Compartment
14 Januari 2026
IPM Kota Semarang Capai 85,80, Bukti Program Pembangunan Berjalan Efektif
14 Januari 2026
USM Sosialisasikan PKM 2026
14 Januari 2026
Penuh Kasih dan Kebersamaan, Lapas Semarang Gelar Perayaan Natal Bersama
14 Januari 2026
USM Kirim Relawan untuk Bantu Penanganan Bencana di Kudus
14 Januari 2026
Gubernur Jateng Minta Daerah Ajukan Asuransi Gagal Panen
14 Januari 2026

