Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Mualim. Foto: Kuasakatacom.

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Mualim. Foto: Kuasakatacom.

Dewan Minta Pemkot Semarang Persiapkan Transportasi Umum Secara Baik

Pemkot harus memperhitungkan jumlah transportasi yang ada.

Senin, 07 Juni 2021 | 14:12 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang - DPRD Kota Semarang meminta Pemkot Semarang agar mempersiapkan transportasi umum secara baik saat pemberlakuan aturan setiap hari Selasa wajib menggunakan transportasi umum mulai 8 Juni - 6 Juli untuk para pegawainya. Hal ini untuk meminimalisir hal hal buruk yang mungkin saja terjadi. 

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Mualim. Mualim mengaku mendukung kebijakan itu. 

"Program ini sangat bagus, bisa mengurangi kepadatan kendaraan dan menekan polusi. Namun disisi lain harus dipersiapkan sebaik mungkin, terkait alat transportasinya," kata Mualim, di Kantor Dinasnya, Senin (7/6/2021).

BERITA TERKAIT:
Guna Pulihkan Sektor Transportasi, Kadin Siap Bantu Pemerintah
PT KAI Daop 4 Semarang Perbolehkan Anak Usia Dibawah 12 Tahun Kembali Naik Kereta
PT KAI Getol Beri Layanan Terbaik untuk Kemajuan Ekonomi
Transportasi Perbatasan untuk Membangkitkan Perekonomian Mahakam Ulu
Organda Kudus Berharap Pemerintah Perhatikan Pengusaha Transportasi
Pegawai Pemkot Semarang Masih Setia Pakai Ojol untuk Berangkat Kerja
Sukseskan Hari Transportasi Umum, Dishub Pasang Water Barrier di Balaikota Semarang

Meski mendukung, dia menegaskan, pemkot harus memperhitungkan jumlah transportasi yang ada. Misalnya untuk ojek online, Trans Semarang ataupun yang lainnya, agar para pegawai Pemkot tidak terlambat masuk kerja.

"Di sisi lain harus dipersiapkan, pegawai Pemkot ini kan masuk jam 7 pagi, nah kalau naik angkutan umum berapa waktu yang ditempuh, kalau naik sepeda gimana sarpras untuk sepeda ini juga harus dipersiapkan," jelasnya

Dia lantas mencontohkan, jika ada ASN atau Non ASN terlambat datang ke kantor karena naik ojek online atau angkutan umum ini juga harus dipertimbangkan sanksinya. Selain itu, Yang tidak kalah penting, apakah kapasitas ojek online dan transportasi lain bisa mengangkut semua dalam waktu yang bersamaan.

"Ini karena berkaitan dengan protokol kesehatan, agar tetap ada jaga jarak," tandas dia


tags: #transportasi #umum #mualim #wakil ketua dprd kota semarang

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI