Foto istimewa.

Foto istimewa.

Empat Orang Muslim di Kanada Sengaja Ditabrak Truk

Sang pelaku, menurut kepolisian tidak memiliki catatan kriminal, dan tidak diketahui sebagai anggota kelompok kebencian, kata polisi.

Selasa, 08 Juni 2021 | 22:45 WIB - Internasional
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Otawwa- Polisi Kanada menyatakan empat anggota keluarga muslim yang tewas pada Minggu (6/6/2021), sengaja ditabrak dan korban merupakan sasaran kejahatan rasial anti Islam. 

Keempat orang itu ditabrak sebuah truk angkut yang melaju dan melompati trotoar hingga akhirnya menabrak seluruh korban. "Ada bukti bahwa ini adalah tindakan yang direncanakan, dimotivasi oleh kebencian," ucap Detektif Inspektur Paul Waight dari polisi London, Ontario, kepada wartawan, Senin (7/6).

Polisi juga meyakini mereka ditabrak karena muslim. "Diyakini bahwa para korban ini menjadi sasaran karena mereka muslim," sambungnya.

BERITA TERKAIT:
Gagal Nyalip, Pemotor Tewas Terlindas Truk di Sukoharjo
Sopir Ngantuk, Truk Kontainer Nyungsep ke Parit di Karanganyar
Terlibat Kecelakaan di Wonogiri, Pengemudi Sedan Asal Sukoharjo Tewas
Kecelakaan Mobil Vs Truk di Wonogiri, Satu Orang Tewas
Empat Orang Muslim di Kanada Sengaja Ditabrak Truk
Gagal Nyalip, Ertiga Adu Banteng dengan Truk di Jatinom Klaten
Truk Tabrak Tiga Motor di Wonosobo, Empat Orang Meninggal

Tak berselang lama dari insiden itu, tersangka penyerang, bernama Nathaniel Veltman (20 tahun), ditangkap pihak kepolisian setempat.

Waight mengutip kesaksian warga menceritakan truk yang dikendarai pelaku itu, membelok dari jalan, melewati trotoar, menabrak keluarga dan kemudian melaju dengan kecepatan tinggi, kata polisi, .

Sang pelaku Veltman, yang disebut sebagai penduduk London, telah didakwa dengan empat tuduhan pembunuhan tingkat pertama dan satu percobaan pembunuhan.

Atas tindakannya itu, Veltman dijadwalkan kembali ke pengadilan pada Kamis setelah dikembalikan ke tahanan pada Senin.

Sang pelaku, menurut kepolisian tidak memiliki catatan kriminal, dan tidak diketahui sebagai anggota kelompok kebencian, kata polisi.

Polisi menangkap Veltman di tempat parkir mal saat mengenakan rompi pelindung tubuh. Tidak ada bukti bahwa dia memiliki kaki tangan.

Serangan itu adalah yang terburuk terhadap muslim Kanada sejak seorang pria menembak mati enam anggota masjid Kota Quebec pada 2017.

Serangan itu juga dikomentari oleh Wali Kota London Ed Holder sebagai pembunuhan massal terburuk yang pernah terjadi di kotanya. Polisi menambahkan keluarga, kaolisi meminta agar nama-nama korban tidak dirilis, tetapi memberikan usia mereka.

Veltman dalam insiden itu sengaja menabrak seorang wanita berusia 74 tahun, korban pun meninggal di tempat kejadian. Selain itu ia juga menabrak seorang pria berusia 46 tahun, seorang wanita berusia 44 tahun dan seorang gadis berusia 15 tahun meninggal setelah dibawa ke rumah sakit, terang polisi. 

Untungnya seorang anak laki-laki berusia 9 tahun selamat dari insiden itu dan kini berada di rumah sakit dengan luka serius tetapi tidak mengancam jiwa. "Kami berduka untuk keluarga, tiga generasi di antaranya sekarang telah meninggal," ucap Holder kepada wartawan.

Ia pun menyampaikan tindakan pelaku merupakan pembunuhan massal. "Ini adalah tindakan pembunuhan massal, dilakukan terhadap muslim, terhadap warga London, dan berakar pada kebencian yang tak terkatakan," ucapnya.

Sedangkan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, di akun Twitter nya mengatakan dia "ngeri" dengan kejahatan itu, menambahkan bahwa "Islamofobia tidak memiliki tempat di komunitas kami.Kebencian ini berbahaya dan tercela - dan harus dihentikan."
 


tags: #truk #kanada #london #muslim

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI