Bamsoet saat menerima Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Trisakti dan pengurus Barisan Patriot Bela Negara, di Jakarta, Selasa (8/6/21).

Bamsoet saat menerima Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Trisakti dan pengurus Barisan Patriot Bela Negara, di Jakarta, Selasa (8/6/21).

Bamsoet Ajak Seluruh Elemen Bangsa Ikut Bela Negara

Amanat konstitusi ini tidak lahir tanpa referensi, namun berakar dari sejarah perjuangan bangsa.

Selasa, 08 Juni 2021 | 17:49 WIB - Politik
Penulis: Arya Jkt . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Jakarta- Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan bela negara adalah konsep yang penting dan krusial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sehingga dirumuskan secara eksplisit dalam ketentuan konstitusi, sebagai hukum dasar yang menjadi pedoman bagi peraturan perundang-undangan di bawahnya. Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pada Pasal 27 Ayat (3), bahwa "Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara".

"Sedemikian pentingnya bela negara, sehingga ia tidak saja menjadi hak, melainkan juga kewajiban setiap warga negara. Amanat ini dipertegas lagi pada Pasal 30 Ayat (1) yang menyatakan bahwa, tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara," ujar Bamsoet usai menerima Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Trisakti dan pengurus Barisan Patriot bela negara, di Jakarta, Selasa (8/6/21).

Turut hadir antara lain Ketua Umum Barisan Patriot bela negara Achmat Juniawan, Ketua Harian Barisan Patriot bela negara I Putu Chandra Wijaya, dan pengurus BEM Fakultas Hukum Universitas Trisakti Larasati Sandra Devi.

BERITA TERKAIT:
Bamsoet Dukung Atta Halilintar Majukan AHHA PS Pati FC
Bamsoet Gelar Turnamen Catur Nasional 'Indonesia Master' Tanggal 19 Juni 2021
Kasus Covid 19 melonjak, Bamsoet: Tarik Kembali Rem Darurat Covid 19
Bamsoet: Memajukan dan Mensejahterakan Rakyat Papua Adalah Amanat Konstitusi
Bamsoet Ajak Seluruh Elemen Bangsa Ikut Bela Negara
Bamsoet Ajak Komunitas Otomotif Sebarkan Nilai-Nilai Kebangsaan
Bamsoet: PPHN Cegah Negara Tanpa Arah

Bamsoet menjelaskan, atas dasar itulah, MPR RI bersama BEM Fakultas Hukum Universitas Trisakti dan Barisan Patriot bela negara akan menyelenggarakan Seminar Empat Pilar MPR RI. 

Sebagai wujud pengejawantahan amanat konstitusi pada pasal 30 ayat (2) yang menekankan bahwa usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh TNI Polri sebagai kekuatan utama, dan rakyat sebagai kekuatan pendukung.

"Amanat konstitusi ini tidak lahir tanpa referensi, namun berakar dari sejarah perjuangan bangsa. Tegak berdirinya NKRI sebagai bangsa yang berdaulat, adalah berkat dukungan dan pengorbanan segenap komponen bangsa,'katanya. . 

Sistem pertahanan keamanan negara yang kita bangun mengamanatkan dua hal, bahwa rakyat adalah bagian penting dari upaya bela negara, dan bahwa upaya bela negara harus menjadi tanggungjawab dan kerja bersama seluruh komponen bangsa, dan bukan semata-mata menjadi tugas TNI-Polri.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menerangkan, dalam Seminar Empat Pilar tersebut juga akan mengupas berbagai hal tentang bela negara. Mengingat seiring laju perkembangan zaman, upaya bela negara semakin dihadapkan pada tantangan yang lebih kompleks, canggih dan rumit (sophisticated).

"Upaya bela negara tidak lagi hanya terfokus pada kekuatan fisik militer. Karena ancaman terhadap kedaulatan negara hadir dalam berbagai aspek, baik ekonomi, sosial-budaya, politik-ideologi, dan berbagai ancaman lainnya yang bersifat soft power," terang Bamsoet. (arya


tags: #ketua mpr ri #bambang soesatyo #bamsoet #bela negara #partai golkar

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI