Pengadilan Negeri (PN) Semarang saat menggelar sidang penjatuhan vonis kepada pelaku kerusuhan demo Omnibus Law, Selasa (8/6). (Foto: Humas PN).

Pengadilan Negeri (PN) Semarang saat menggelar sidang penjatuhan vonis kepada pelaku kerusuhan demo Omnibus Law, Selasa (8/6). (Foto: Humas PN).

Pelaku Rusuh Demo Omnibus Law di Semarang Akhirnya Dijatuhi Vonis Penjara

Terdakwa dianggap tidak menaati himbauan dari aparat kepolisian saat aksi demonstrasi.

Rabu, 09 Juni 2021 | 05:55 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang telah mengakhiri berbagai tahapan persidangan terkait para pelaku kerusuhan demo Omnibus Law, di Kantor Gubernur Jateng, pada akhir tahun lalu. Majelis hakim telah menjatuhkan vonis berupa hukuman percobaan penjara kepada para terdakwa.

"Menjatuhkan hukuman tiga bulan pidana penjara dengan masa percobaan enam bulan dikurangi masa tahanan," kata Ketua majelis hakim Sutiyono, dalam persidangan, yang digelar pada Selasa (8/6).

Adapun para terdakwa yang mendapat vonis tersebut yaitu Igo Adri Hernandi dan M Akhru Muflikhun, Izra Rayyan Fawaidz, dan Nur Achya Afifudin. Majelis hakim menyatakan para terdakwa ini terbukti bersalah melanggar pasal 216 KUHP. 

BERITA TERKAIT:
Pelaku Rusuh Demo Omnibus Law di Semarang Akhirnya Dijatuhi Vonis Penjara
Salah Satu Pegawainya Meninggal Positif Corona, PN Semarang Tutup Selama Tujuh Hari

"Terdakwa dianggap tidak menaati himbauan dari aparat kepolisian saat aksi demonstrasi," jelasnya.

Salah satu Tim Advokasi Kebebasan Berpendapat, Eti Oktaviani menjelaskan pertimbangan hakim bertentangan dengan fakta di persidangan. Salah satunya majelis hakim menyatakan, penangkapan yang dilakukan kepada para pejuang demokrasi tetap sah walau tanpa surat tugas, dan surat penangkapan karena mereka tertangkap tangan. Namun, fakta persidangan menunjukan yang dilakukan bukan tangkap tangan. 

Dalam sidang yang digelar di PN Semarang, mahasiswa dari berbagai Universitas di Semarang serta buruh dari KSPI Jateng menggelar aksi demo.


tags: #pengadilan negeri semarang #demo #omnibus law

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI