Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meninjau pelayanan pasien corona, di RSUD KRMT Wongsonegoro, Kota Semarang, Selasa (8/6). (Foto: Humas Jateng).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meninjau pelayanan pasien corona, di RSUD KRMT Wongsonegoro, Kota Semarang, Selasa (8/6). (Foto: Humas Jateng).

Dapat Keluhan Pelayanan Corona di Kudus, Ganjar: Nek Wis Keno Kan Ora Enak

Ganjar menginstruksikan pada Dinas Kesehatan Provinsi Jateng agar mengimbau seluruh daerah memaksimalkan Call Center.

Rabu, 09 Juni 2021 | 08:02 WIB - Kesehatan
Penulis: Holy . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendapat keluhan dari warga Kudus terkait pelayanan terhadap pasien di posko corona yang berada di Rusunawa Kudus, Bakalan, Kabupaten Kudus, saat meninjau tempat isolasi di RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang, Selasa (8/6).

Setibanya di rumah sakit itu, Ganjar langsung berkeliling bersama jajaran pimpinan RSUD KRMT Wongsonegoro. Ganjar bertanya dan mendapat penjelasan terkait keterisian kamar ICU maupun tempat isolasi pasien corona.

Ketika tiba di ruang perawatan ICU corona, Ganjar bertemu dengan warga asal Kudus, Pasha Indrianingsih. Dia mengaku mendampingi kakaknya yang dirujuk dari Rusunawa Kudus ke rumah sakit tersebut sejak Senin (7/6) kemarin.

BERITA TERKAIT:
Ganjar: Persediaan Oksigen untuk RS di Jateng Masih Cukup
Asrama BPSDMD Jateng di Semarang Dibuka Penuh untuk Isolasi Terpusat
Ganjar Dapati Laporan Keluhan Wonogiri Rawat Pasien Corona dari Jatim dan DIY
Pemkab Jepara Kaji Usulan Jadikan RSUD Kartini Jadi RS Khusus Covid-19
Sidak Kasus Corona di Jepara, Ganjar dapat Laporan Perusahaan Tak Patuh Prokes
Ganjar Sidak Penanganan Corona di Pati, Ini Hasilnya!
Sidak di RSUD Kartini Jepara, Ganjar Temukan Pasien Corona Terlantar di Depan IGD

“Pak ini mumpung ketemu saya mau ngasih saran ini, maaf ini sekalian curhat. Jadi kemarin kakak saya itu sempat dirawat di Posko Corona. Tapi pelayanannya tidak maksimal,” kata Pasha.

 Pasha bercerita bahwa di posko Corona tersebut, pasien tidak langsung ditangani dan dibiarkan terkatung katung meski kondisinya sudah lemah. Bahkan, tidak ada oksigen yang tersedia.

“Kakak saya kemarin sampai duduk di bawa begitu, seharusnya kalau memang posko kan peralatannya komplit. Akhirnya karena kondisinya lemah dirujuk ke sini,” jelasnya.

Pasha mengaku jengkel dengan pelayanan dan penanganan pasien Corona yang ada di Kudus. Sebab, kata dia, hal itu tidak responsif dan fasilitasnya tidak maksimal. Padahal, menurutnya, posko corona seharusnya memberikan fasilitas terkait penanganan.

Mendengar itu, Ganjar langsung menginstruksikan pada Dinas Kesehatan Provinsi Jateng agar mengimbau seluruh daerah memaksimalkan Call Center. Tujuannya agar keluhan yang muncul seperti Pasha ini bisa segera ditangani.

“Pak Kadinkes ini tolong Tetapi yang paling penting adalah dari diri kita sendiri, ini untuk panjenengan juga untuk seluruhnya. Nek wis keno kan ora enak, hawane nyalahke. Maka saya minta agar menjaga dari diri sendiri. Ojo ngeyel,” tegas Ganjar.


tags: #ganjar #kudus #covid-19

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI