Ilustrasi tanaman tembakau, Foto: Istimewa

Ilustrasi tanaman tembakau, Foto: Istimewa

Antisipasi Gagal Panen, Petani di Pekalongan Diimbau Pompanisasi

Saat ini sudah memasuki musim kemarau.

Rabu, 09 Juni 2021 | 07:57 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Pekalongan -  Pemerintah Kota Pekalongan Jawa Tengah mengimbau para petani pompanisasi untuk memberikan air di sawah guna mengantisipasi gagal panen karena saat ini sudah memasuki musim kemarau.

Kepala Seksi Produksi Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan Muhammad Sobirin menyebut pompanisasi adalah solusi bagi para petani untuk mengairi lahan pertanian yang ditanami padi saat aliran air mulai berkurang.

"Kami menyarankan para petani padi untuk melakukan pompanisasi apabila sudah mulai kekurangan air. Selain itu, kami menganjurkan petani juga menanam tanaman yang tidak membutuhkan air terlalu banyak," ungkapnya, Selasa (8/6).

BERITA TERKAIT:
Tekan Corona, Satgas Covid-19 Temanggung Perketat Izin Kegiatan Masyarakat
Pemkab Temanggung Gencarkan Program Mustika Desa
Ada Kecenderungan Kasus Covid-19 Naik, Satgas Imbau Warga Temanggung Waspada
Dinkes Temanggung Bentuk Desa Percontohan Deteksi Dini Percontohan Kesehatan Jiwa
Antisipasi Gagal Panen, Petani di Pekalongan Diimbau Pompanisasi
Usai Isi BBM, Sebuah Angkutan di Temanggung Terbakar
Gaji P3K Dibebankan ke Pemda, Pemkab Temanggung Terancam Batal Rekrut P3K

Ia menjelaskan, pemerintah telah memberikan bantuan berupa alat pompa air kepada Kelompok Tani Makmur Sokoduwet yang wilayahnya rentan mengalami kekeringan pada saat memasuki musim kemarau.

Pada tahun sebelumnya, sedikitnya 32 hektare dari 875 hektare lahan pertanian di daerah pernah mengalami kekeringan sehingga para petani mengalami gagal panen.

"Karena itu, kami mengajurkan para petani tidak memaksakan diri menanam padi apabila lahan pertanianya kesulitan mendapat air, lebih baik menanam tanaman jenis palawija yang tidak membutuhkan banyak air," jelasnya.

Guna mengantisipasi kerugian para petani, lanjut dia, sebaiknya mereka mengikuti program asuransi sehingga apabila terkena bencana atau musibah akan mendapat ganti rugi.


tags: #kabupaten temanggung #gagal panen #musim kemarau #pompanisasi

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI