Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto: Istimewa.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto: Istimewa.

Sragen Larang Pasien Covid-19 Isoman di Rumah

Yuni berhadap kasus Covid-19 di Bumi Sukowati bisa turun dari zona merah ke zona oranye dan kuning.

Rabu, 09 Juni 2021 | 14:59 WIB - Kesehatan
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Sragen - Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mewajibkan pasien Covid-19 tanpa gejala untuk isolasi terpusat di Technopark dan beberapa rumah sakit agar mudah diawasi. Hal tersebut dilakukan menyusul dinyatakannya Sragen sebagai salah satu daerah zona merah Covid-19 di Jawa Tengah.

Perempuan yang akrab disapa Yuni itu menerangkan bahwa Sragen dianggap menjadi zona merah lantaran angka harian kasus baru cukup tinggi, rata-rata 50 per hari.

Yuni mengaku, pihaknya telah melakukan evaluasi terkait jumlah kematian yang tinggi. Menurutnya, beberapa kematian itu karena pasien melakukan isolasi mandiri (Isoman) di rumah, kemudian kondisinya memburuk. Pasien tiba di rumah sakit dalam kondisi buruk dan masuk ICU, namun tak tertangani dan meninggal dunia.

BERITA TERKAIT:
Pegawai Terpapar Corona, Kantor Kelurahan Karangtengah Sragen Lockdown
Bobol Toko Komputer di Sragen, Maling Gondol 4 Laptop dan Uang Rp 12 Juta
Zona Merah, Sragen Larang Kegiatan Berpotensi Kerumunan
Sragen Larang Pasien Covid-19 Isoman di Rumah
Polisi Tangkap Perampok yang Nekat Hadang Mobil di Sragen
Hindari Lobang, Vitara Nyaris Terguling di Sambirejo Sragen
Tabrak Pohon Jati, Pemotor Tewas di Karangmalang Sragen

”Kami membuat kebijakan Isoman di rumah sekarang tidak diizinkan. Jadi kalau positif langsung diangkut ke Technopark. Kalau menolak biar dijemput TNI/Polri. Karena beberapa kasus Isoman di rumah tidak patuh. Mereka tidak mau jujur. Ketika kondisi semakin memburuk baru dibawa ke RS,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa di Technopark masih cukup untuk menampung pasien Covid-19 dengan kapasitas 250. "jika dimaksimalkan bisa terisi 300 pasien. Saat ini baru terisi 105 pasien. ”Isolasi nanti juga ada yang di rumah sakit. Rencana ada tambahan 20 tempat tidur pasien Covid,” jelasnya.

Yuni berhadap kasus Covid-19 di Bumi Sukowati bisa turun dari zona merah ke zona oranye dan kuning. Bahkan menjadi zona hijau. ”Harapan kami turun dari zona merah ke kuning. Yang penting itu dulu biar tidak selalu muncul di dasboard nasional dan provinsi,” tukasnya.


tags: #sragen #bupati #isoman

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI