Ilustrasi: Satpol PP Kota Semarang saat menyegel gerai McD di Citraland, Rabu (9/6). (Foto: KuasaKatacom).

Ilustrasi: Satpol PP Kota Semarang saat menyegel gerai McD di Citraland, Rabu (9/6). (Foto: KuasaKatacom).

Polresta Solo Bubarkan Kerumunan di Gerai Makanan Cepat Saji

Keselamatan masyarakat merupakan hukum tertinggi.

Rabu, 09 Juni 2021 | 16:10 WIB - Kesehatan
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Solo - kerumunan yang terjadi di salah satu gerai makanan cepat saji di Kawasan Jl Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah, dibubarkan Polresta Solo dan Satpol PP, Rabu (9/6/2021). Diketahui, kerumunan itu dipicu oleh promo makanan disertai dengan bonus CD gratis dari salah satu boy band asal Korea Selatan. 

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menerangkan bahwa pihaknya saat ini telah berkoordinasi dengan pihak manajemen soal kerumunan tersebut.

"Karena kebijakan (promo) dari pusat, maka kami meminta untuk dihentikan terlebih dahulu,” tututnya, Rabu (9/6/2021).

BERITA TERKAIT:
Aniaya Lima Orang di Warung Solo, Pemuda Ini Terancam 5 Tahun Penjara
Solo Targetkan Vaksinasi Warga Usia 18 Tahun Lebih Rampung Agustus
Tiga Pedagang Alun-alun Utara Solo Reaktif Antigen
Peringati 100 Hari Wafatnya Habib Hasan Mulachela, Keluarga Berbagi kepada Sesama
Seorang Remaja Asal Pasar Kliwon Ditangkap Lantaran Keroyok 5 Warga di Solo
Stroke Kambuh, Seorang Warga Solo Terpeleset ke Sumur hingga Tewas
Pasien Covid-19 dari Luar Kota Dominasi Okupansi Ruang Isolasi di Solo

Ade menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan hukum tertinggi. Sehingga, segala bentuk aktifitas yang berdampak pada peningkatan Covid-19 di Solo akan dibubarkan.

“Keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi. Maka, kebijakan yang dilakukan ini tidka lain untuk melindungi masyarakat tersebut,” tegasnya.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga berkoordinasi dengan Pemkot soal kerumunan itu. “Kami berkoordinasi dengan Pemkot untuk melakukan pembubaran karena dikhawatirkan adanya penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, kata dia, kerumunan itu disebabkan adanya promo “Limited Time Collab The BTS Meal”. Sehingga memicu antusiasme masyarakat tanpa diimbangi kesiapan dari manajemen gerai makanan tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Satpol PP Kota Semarang menyegel lima gerai makanan cepat saji McDonald (McD). Penyegelan ini dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait kerumunan driver ojek online di gerai tersebut. 

Adapun lima gerai McD tersebut yakni yang berada di Jalan Pandanarang, di Citraland, di Java Mal, di Jalan Majapahit dan yang di Jalan Pamularsih. Penyegelan itu dilakukan dengan memasang stiker peringatan penyegelan. Driver ojek online yang berkerumun yakni driver Gojek dan Grab. 
 
Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan adanya kerumunan ini karena adanya program promo BTS Meal yang dilaunching pihak McD pusat. 

"Ini karena adanya program BTS. Saya enggak nyalahkan driver ojek onlinenya. Tapi pihak managementnya aja yang engga mau ngurusi. Jadinya kami tindak," kata Fajar.


tags: #solo #kerumunan #bts meal #kapolresta solo kombes pol ade safri simanjuntak

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI