Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Ganjar Sebut, Kasus Corona di Kudus Mulai Menurun

Ganjar mengatakan tidak masalah jika dari hasil tracing dan testing itu membuat temuan kasus menjadi lebih banyak.

Rabu, 09 Juni 2021 | 17:36 WIB - Kesehatan
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Semarang- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyatakan, saat ini kasus corona di Kabupaten Kudus mulai menurun.

"Dalam tiga hari ini sudah turun (kasus penularan). Kemarin awal-awal itu sehari bisa 300 kasus bahkan lebih. Sekarang turun terus dan hari ini hanya 200 an kasus," kata Ganjar, di Kantor Dinasnya, Rabu (9/6)/

Meski begitu, Ganjar meminta semuanya tidak boleh lengah. Pemkab Kudus harus terus meningkatkan tracing dan testing agar penanganan bisa optimal.

BERITA TERKAIT:
9.414 Pasien Covid-19 di Kudus Sembuh
Pagi Tadi, 309 Warga Kudus yang Sembuh dari Covid-19 Dipulangkan
Pemkab Kudus Kembali Keluarkan Kebijakan  Lima Hari di Rumah Saja
Hartopo: Tak Perlu Takut Varian Covid-19 India Kalau Taat Prokes
Pasien Corona Asal Kudus yang Meninggal di Donohudan Bertambah
Ganjar Sebut, Kasus Corona di Kudus Mulai Menurun
Pemkab Kudus Anggarkan Rp67 M untuk Tangani Covid-19

"Tidak hanya di Kudus, tapi daerah sekitarnya yang merah-merah itu seperti Pati, Sragen, Demak dan sekitarnya saya minta testing tracingnya jangan kendor. Tingkatkan terus tidak boleh berhenti," tegasnya.

Ganjar mengatakan tidak masalah jika dari hasil tracing dan testing itu membuat temuan kasus menjadi lebih banyak. Hal itu justru semakin baik, karena treatmen bisa dilakukan lebih baik.

"Tingkatkan terus tracing dan testingnya. Ndak papa. Makin banyak kita ketahui, makin bagus kita melakukan treatmennya nanti," tandas dia

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo mengatakan, evakuasi pasien Covid-19 di Kudus ke tempat-tempat isolasi terpusat milik Pemprov Jateng terus dilakukan. 

Hal itu dilakukan untuk mengurangi tekanan di rumah sakit-rumah sakit rujukan.


tags: #kabupaten kudus #corona #gubernur jawa tengah #ganjar #dinas kesehatan

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI