Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat sidak layanan kesehatan di Kota Salatiga, Rabu (9/6). (Foto: Humas Jateng).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat sidak layanan kesehatan di Kota Salatiga, Rabu (9/6). (Foto: Humas Jateng).

Ganjar Sidak Layanan Kesehatan di Kota Salatiga, Ini Hasilnya!

Ganjar senang dengan keputusan penambahan tempat tidur, baik ICU maupun isolasi.

Kamis, 10 Juni 2021 | 05:04 WIB - Kesehatan
Penulis: Holy . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Salatiga - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menggelar sidak pelayanan kesehatan di Kota Salatiga, pada Rabu (9/6).

Ada Dua tempat yang disidak Ganjar pada hari itu. Diantaranya Rumah Sakit Paru dr Ario Wirawan dan Balai Besar Litbang Vektor dan Reservoir Penyakit (B2P2VRP) Salatiga. Di dua tempat itu, Ganjar mengecek persiapan penanganan lonjakan kasus Covid-19.

Di RS Paru Ario Wirawan, Ganjar melihat tempat isolasi yang disediakan. Ia juga menanyakan kondisi rumah sakit dan langkah-langkah antisipasi yang dilakukan jika terjadi peningkatan.

BERITA TERKAIT:
Ganjar Sidak Penanganan Corona di Grobogan, Ini Hasilnya!
Tekan Corona Ganjar Perintahkan Daerah Zona Merah Terapkan Gerakan "Di Rumah Saja"
Sidak di RSUD Kartini Jepara, Ganjar Temukan Pasien Corona Terlantar di Depan IGD
Ganjar Perintahkan Semua Daerah Zona Merah Buat Kesepakatan Bersama Penanganan Corona
Ganjar Perintahkan Semua Daerah Ambil Sampel Genome Sequencing Saat Testing
Ganjar Usul, Kudus Terapkan Gerakan 5 Hari di Rumah Saja
Ganjar: Jokowi Tinggalkan Pesan Penting untuk Penanganan Corona di Jateng

"Intinya kami sudah siap sejak awal. Saat ini kami memiliki 60 tempat tidur isolasi dan 7 ICU untuk Covid-19. Dalam satu atau dua hari, kami akan tambah lagi 27 tempat tidur isolasi dan tiga ICU," kata Direktur RS Paru Ario Wirawan, Farida Widayati.

Kepada Ganjar, Farida mengatakan jika 70 persen layanan di rumah sakit itu nantinya akan digunakan untuk penanganan Covid-19. Sementara 30 persen sisanya untuk pelayanan umum.

"Sementara untuk pasien Covid-19 yang kami rawat, 30 persen berasal dari Salatiga dan sisanya dari berbagai daerah seperti Kudus, Demak, Jepara, Grobogan dan sekitarnya," ungkapnya

Ganjar sendiri mengaku cukup puas dengan persiapan penanganan Covid-19 di rumah sakit itu. Sebab di tempat itu, penanganan Covid-19 sudah tertata baik dengan SOP yang ketat.

"Ini bagus, karena landskapnya yang luas, jadi ruangan pasien Covid-19 bisa di gedung sendiri dan terpisah. Tempatnya dijaga ketat, ndak ada orang berseliweran. Dan yang paling penting, tidak ada yang ditunggui keluarga, semua dihandle oleh perawat dan dokter," ujar Ganjae

Ganjar juga senang dengan keputusan penambahan tempat tidur, baik ICU maupun isolasi di rumah sakit tersebut. Kalau sekarang hanya memiliki 60 isolasi dan 7 ICU, maka dalam dua hari ke depan akan ditambah 27 untuk isolasi dan 3 untuk ICU.

Ganjar berharap semua rumah sakit di Jateng melakukan hal yang sama. Persiapan-persiapan untuk mengantisipasi lonjakan seperti penambahan tempat tidur harus dilakukan.

"Mudah-mudahan cepat selesai, tapi antisipasi perlu dilakukan agar siap," pungkasnya.


tags: #gubernur jawa tengah #ganjar

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI