Candi Borobudur, Foto: Istimewa

Candi Borobudur, Foto: Istimewa

Stupa Candi Borobudur Dibuka Lagi

Akan dilakukan langkah-langkah konservasi.

Kamis, 10 Juni 2021 | 08:27 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Magelang - Sejumlah petugas Balai Konservasi Borobudur (BKB) membuka penutup stupa Candi Borobudur yang sebelumnya difungsikan untuk mengantisipasi hujan abu vulkanik dampak erupsi Gunung Merapi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dengan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Koordinator Aspek Pemanfaatan Balai Konservasi Borobudur Yudi Suhartono menyebut penutup stupa dibuka setelah kurang lebih selama tujuh bulan mulai November 2020 hingga awal Juni 2021 Candi Borobudur ditutup dengan terpal.

Ia menjelaskan pembukaan penutup stupa tersebut berdasarkan berbagai pertimbangan, antara lain kondisi Gunung Merapi berdasarkan surat permohonan informasi dari BPPTKG Yogyakarta yang menyatakan bahwa kondisi Gunung Merapi saat sejak 5 November 2020 berstatus Siaga (level III), hujan abu yang terjadi dominan di sektor timur Gunung Merapi maksimal sejauh delapan kilometer dari puncak gunung.

BERITA TERKAIT:
Stupa Candi Borobudur Dibuka Lagi
Waisak, Menag Ajak Sukseskan Restorasi Candi Borobudur
Pandemi, Perayaan Waisak di Borobudur Ditiadakan
Candi Borobudur Siap Dibuka Kembali
Ganjar Sarankan, Obwis di Jateng Tutup Sementara Seperti Magelang
Selama Lebaran, Candi Borobudur Tutup Sementara
Kuota Pengunjung Borobudur Diajukan Ditambah Jadi 10.000 Ribu

Potensi bahaya saat ini, kata dia, berupa guguran lava dan awan panas mengancam sektor selatan-barat daya Gunung Merapi sejauh maksimal lima kilometer dan sektor tenggara sejauh tiga kilometer dan diperkirakan proses erupsi efusif Gunung Merapi masih akan terjadi beberapa bulan ke depan. "Berdasarkan informasi tersebut untuk sementara ini kondisi Candi Borobudur aman dari erupsi Gunung Merapi," tukasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut kondisi bangunan Candi Borobudur yang ditutup dengan terpal pada jangka waktu lama juga perlu dibuka untuk selanjutnya dilakukan langkah-langkah konservasi agar batuan penyusun Borobudur tetap terawat.

Selain itu, lanjut dia, masukan dan saran dari berbagai pihak terkait dengan pembukaan penutup stupa Borobudur dengan harapan wisatawan dan masyarakat dapat melihat Candi Borobudur secara alami dari jauh tanpa penutup. "Hal itu menjadi pertimbangan untuk membuka penutup Candi Borobudur," ujarnya.

Ia berharap, ke depan masyarakat sekitar dan pelaku wisata juga berperan serta bersama-sama untuk menjaga dan melindungi Candi Borobudur agar lestari dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.


tags: #candi borobudur

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI