Ketua DPP Partai NasDem Martin Manurung, Foto: Istimewa

Ketua DPP Partai NasDem Martin Manurung, Foto: Istimewa

NasDem Nilai Naikkan Pajak Saat Pandemi Keliru

Rencana tersebut, menurut Martin sebaiknya dikaji ulang.

Kamis, 10 Juni 2021 | 12:39 WIB - Politik
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Jakarta - Pemerintah berencana menaikkan pajak penambahan nilai (PPN) dan mengenakan pajak sembako. Rencana pemerintah itu tertuang dalam draf RUU Perubahan Kelima atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP). 

Menanggapi hal ini, Ketua DPP Partai NasDem Martin Manurung menilai menaikkan pajak saat pandemi adalah langkah keliru.

Diketahui, pemerintah berencana menaikkan PPN menjadi 12 persen dan sembako dikenai pajak 1 persen. Menurut Martin, semestinya pemerintah mendorong daya beli masyarakat. "Justru, ketika ekonomi tertekan, pemerintah harus melakukan kebijakan counter cyclical untuk mendorong daya beli masyarakat di sisi permintaan dan memfasilitasi industri serta perdagangan di sisi penawaran," ungkap Martin yang juga Wakil Ketua Komisi VI DPR RI itu.

BERITA TERKAIT:
Pilpres 2024, NasDem Gaet Anies-Ridwan Kamil
NasDem Nilai Naikkan Pajak Saat Pandemi Keliru
NasDem Dorong DKI Gelar Sekolah Tatap Muka

Rencana menaikkan PPN dan sembako dikenai pajak, tegas dia, sebaiknya dikaji kembali. Pasalnya, ekonomi Indonesia masih dalam tekanan karena banyak ritel dan industri yang gulung tikar.

"Sebaiknya dikaji ulang. Karena, walaupun ekonomi Indonesia mulai pemulihan, masih ada tekanan ekonomi yang ditandai dengan tutupnya berbagai ritel dan industri, serta ketidakpastian perekonomian global akibat pandemi Covid-19," pungkasnya.
 


tags: #partai nasdem #ppn #pajak sembako

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI