Bupati Banyumas Achmad Husein.

Bupati Banyumas Achmad Husein.

Bupati Banyumas Optimis Wilayahnya Segera Bangkit Usai Pandemi

Saat ini sejumlah infrastruktur di wilayah Selatan Jawa Tengah telah beroperasi seperti Bandara Jenderal Besar Soedirman Purbalingga.

Kamis, 10 Juni 2021 | 16:19 WIB - Ekonomi
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Banyumas- Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, diajak Bupati Achmad Husein untuk bangkit dari keterpurukan akibat adanya pandemi COVID-19.

Hal itu disampaikan Bupati Husein, pada Kamis (10/6/2021), saat memberi sambutan dalam Pelantikan BPC PHRI Kabupaten Banyumas masa bakti 2021-2026 di Pendopo Sipanji, Purwokerto.

Husein mengaku telah mendengar banyak hotel gulung tikar, dan salah satunya oleh hotel milik Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono yang kabarnya akan dijual. "Hotel milik salah satu teman saya dari Jakarta juga mau dijual karena sudah tidak bisa menutup biaya operasional," ucapnya.

BERITA TERKAIT:
Bupati Banyumas Optimis Wilayahnya Segera Bangkit Usai Pandemi
Bupati Banyumas Minta Masyarakat Tidak Sepelekan Covid-19
Beredar Kabar Pemkab Banyumas Tolak SKB 3 Menteri Soal Seragam Sekolah, Bupati: Hoaks!
Pemkab Banyumas Siap Sosialisasikan Perpres No 14 Tahun 2021
Kabupaten Banyumas akan Permanenkan PPKM Berbasis Mikro
Pasar di Banyumas Tetap Buka Saat Gerakan 'Jateng di Rumah Saja'
Selama PPKM Tahap Kedua, Bupati Banyumas Ingin LPJU di Purwokerto Padam di Malam Hari

Melihat itu semua, Husein pun melemparkan pertanyaan kepada para pengurus PHRI Banyumas, apakah ingin seperti itu terus ataukah ingin berubah? Namun pertanyaan itu dijawab Husein sendiri. "Bapak/Ibu pasti ingin berubah kan? Bapak/Ibu, Banyumas ini termasuk masih bisa jalan meskipun dalam situasi pandemi COVID-19. Bapak bisa tengok tetangga sebelah, pantai utara Jawa, tutup tup," ujarnya.

Saat ini, katanya, banyak orang takut pergi ke sejumlah wilayah di pantai utara Jawa karena banyak yang masuk dalam zona merah penyebaran COVID-19. "Kudus, toko-toko tutup semuanya. Sana (Kudus, red.) malah sudah zona hitam," sambungnya.

Banyumas sendiri, ucap Bupati Husein, saat ini sudah mulai dikepung oleh wilayah yang berstatus zona merah. Sehingga Ia menegaskan bila seluruh masyarakat khususnya pengurus PHRI tidak siap, Banyumas pun akan ikut terpuruk. "Alhamdulillah pariwisata (di Banyumas) masih tetap buka meskipun dengan kapasitas yang terkontrol," imbuhnya.

Guna bangkit dari itu semua, Husein mengajak semua pihak merapatkan barisan dan kompak termasuk pengurus PHRI Banyumas dalam melawan COVID-19, yakni dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. "Kalau enggak bersama-sama mengontrol, tidak bersama-sama menegur satu sama lain, itu pasti akan tambah banyak. Kita harus rapatkan barisan agar jangan sampai korbannya banyak dan jangan sampai menjadi zona merah," tegasnya.

Bila Banyumas menjadi zona merah, ditekankan Husein, maka kegiatan pariwisata akan ditutup. "Kalau Bapak/Ibu tidak ingin pariwisata ditutup, maka jangan sampai Banyumas menjadi zona merah," harapnya.

Nanti, ketika pandemi Covid-19 berakhir, berbagai program agar sektor pariwisata tumbuh luar biasa telah disiapkan Pemkab Banyumas.

Husein pun memaparkan saat ini sejumlah infrastruktur di wilayah Selatan Jawa Tengah telah beroperasi seperti Bandara Jenderal Besar Soedirman Purbalingga, akan dibuatnya jalan tol yang akan melewati wilayah Banyumas, maupun jalur rel ganda. Infrastruktur itu membuat Banyumas menjadi kian strategis.

"Di sini (Kabupaten Banyumas khususnya Purwokerto) strategis sekali untuk pembangunan hotel. Orang yang punya kepandaian bisnis, sekarang sebetulnya beli saja hotel-hotel yang mau bangkrut, tiga tahun yang akan datang itu naik tiga kali lipat," bebernya.

Bupati Husein usai acara mengatakan pihaknya akan segera menyempurnakan akses jalan dari wilayah Banyumas khususnya Purwokerto menuju Bandara JB Soedirman Purbalingga. "Akses jalan akan kami sempurnakan agar dari Purwokerto ke Bandara JB Soedirman tidak memakan waktu lama. Hari ini (19/6) saya sebenarnya dijadwalkan bertemu Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) tapi ditunda minggu depan," ucap Bupati Husein.

Tidak hanya menyiapkan akses jalan, Bupati Banyumas itu juga akan membenahi sektor pariwisata dengan menyiapkan atraksi yang bagus untuk menarik wisatawan. 


tags: #bupati banyumas achmad husein #phri #bandara jenderal besar soedirman #pariwisata

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI