Foto istimewa.

Foto istimewa.

KKP Ajak Investor Garap Tambak Udang di Pasuruan

Investasi pada udang vaname, semakin mudah dengan tersedianya teknologi budi daya.

Kamis, 10 Juni 2021 | 20:30 WIB - Ragam
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Pasuruan- Besarnya peluang untuk memasok komoditas udang ke pasar global, membuat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengajak investor dari berbagai kalangan untuk dapat membuka tambak udang di Pasuruan, Jawa Timur.

Hal itu disampaikan Dirjen PDSPKP KKP Artati Widiarti, Kamis (10/6/2021). "Ditjen PDSPKP (Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Forum Promosi Investasi dengan tema Pacu Minat Investasi pada Usaha Budidaya udang Vanamei dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Usaha Hasil Kelautan dan Perikanan menuju Korporasi Usaha, di Pasuruan awal pekan ini," ucapnya.

Artati menambahkan ajakan itu merupakan salah satu upaya KKP dalam mempercepat peningkatan produksi dan ekspor udang sebesar 250 persen pada tahun 2024.

BERITA TERKAIT:
KKP Ajak Investor Garap Tambak Udang di Pasuruan
Cabuli Siswi SMP dalam Kamar Mandi, Guru SD Dihajar Warga
GegaraTawari Makan, Pria Ini Tewas Dikepruk Bondet
Nasib Pilu Sepasang Calon Pengantin di Pasuruan, Mempelai Wanita Meninggal Menjelang Akad Nikah
Seorang Bocah Tewas Tertabrak Kereta Saat Main Petasan
Hari Ini, Presiden Jokowi Resmikan SPAM Umbulan
Kades Perempuan Selingkuh, Digerebek Suaminya Tanpa Busana

Adanya dorongan investasi swasta baik melalui pengembangan tambak secara intensifikasi dan ekstensifikasi, maupun dengan membangun industri pengolahan udang, Artati berharap ke depannya bakal mampu menciptakan nilai tambah.

Sebab menurutnya, KKP telah mengingatkan adanya pasar udang dunia yang kisaran nilainya sekitar 24 miliar dolar AS per tahun yang merupakan jumlah yang sangat besar untuk dapat diubah menjadi peluang.

udang vaname, jelasnya, termasuk jenis udang unggulan yang akan dijadikan prioritas dalam mencapai target produksi udang nasional, terlebih komoditas ini sangat potensial dikembangkan untuk membangkitkan perekonomian.

Artati menambahkan investasi pada udang vaname, semakin mudah dengan tersedianya teknologi budi daya, dukungan infrastruktur dasar maupun pendukung, akses dan peluang pasar yang terbuka, keberpihakan regulasi serta adanya kemudahan akses pembiayaan yang lebih terjamin.

Usaha budi daya udang, lanjutnya, dapat dilakukan hampir di seluruh wilayah di Indonesia, serta merupakan komoditas bernilai ekonomi tinggi dan mudah dipasarkan. Hal ini tercermin dari nilai ekspor komoditas perikanan tertinggi adalah udang. "Produksi udang budi daya pada tahun 2019 mencapai 517.397 ton, dengan total nilai ekspor komoditas udang sebesar 1,72 miliar dolar AS," bebernya.

Kinerja investasi kelautan dan perikanan nasional tahun 2020, Provinsi Jawa Timur, seperti dikemukakan Artati saat ini menempati peringkat pertama dengan realisasi investasi mencapai Rp1,53 triliun. Adapun investasi komoditas udang di Jawa Timur mencapai Rp140,1 miliar dan di Kabupaten Pasuruan realisasi investasi mencapai Rp188,79 miliar.
 


tags: #pasuruan #tambak #udang #kkp

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI