Bea Cukai Jateng DIY Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal Jaringan Jawa-Sumatera

diamankan 3,6 juta rokok ilegal dengan perkiraan nilai barang Rp3,68 miliar dengan potensi kerugian negara senilai Rp2,42 miliar

Jumat, 11 Juni 2021 | 05:43 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Semarang - Bea Cukai Jateng DIY menggagalkan upaya peredaran rokok ilegal jaringan Jawa – Sumatera. Penggagalan itu terjadi saat petugas bea cukai melakukan penindakan beruntun dalam operasi 3 hari berturut turut sejak 6 hingga 8 Juni 2021 di wilayah Jawa Tengah. Dalam operasi tiga hari berturut turut, diamankan 3,6 juta rokok ilegal dengan perkiraan nilai barang Rp3,68 miliar dengan potensi kerugian negara senilai Rp2,42 miliar.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil Bea Cukai Jateng DIY Moch Arif Setijo Noegroho mengatakan penindakan pertama yakni Pada Minggu (6/6/2021 pagi. Saat itu pihaknya menerima informasi intelijen bahwa terdapat truk yang mengangkut rokok diduga ilegal dari Jawa Tengah menuju Sumatera.

"Tim kemudian melakukan penelusuran dan pengamatan di sepanjang ruas tol Salatiga – Semarang dan Semarang – Salatiga. Setelah mendapati truk target, tim membuntuti dan mengejar” kata Arif, di Semarang, Jumat (11/6)

Arif menyebutkan bahwa pada hari itu sekitar pukul 10.30 WIB bertempat di Rest Area Kilometer 05, Jalan Tol Jatingaleh-Krapyak, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, tim menghentikan dan memeriksa terhadap truk dan kedapatan mengangkut sejumlah karton berisi Rokok Jenis Sigaret Kretek Mesin (Skm) berbagai merk tanpa dilekati pita cukai.

“Total rokok yang diangkut truk itu ada 1,17 juta batang dengan perkiraan nilai barang mencapai Rp1,19 miliar dan potensi kerugian negara mencapai Rp 782 juta. Selanjutnya truk beserta supir diamankan ke kantor Bea Cukai untuk pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya

Adapun penindakan hari kedua yakni Pada Senin, (7/6/2021) pukul 14.00 WIB, di SPBU Pelutan Lingkar Utara Pemalang, Jalan Prof Moh Yamin, Pelutan, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang. Pada hari itu, Bea Cukai Jateng DIY menggandeng Bea Cukai Tegal kembali melakukan penindakan sebuah truk yang didapati mengangkut 1,64 Juta batang rokok berjenis Skm beragam merek tanpa dilekati pita cukai

"Perkiraan nilai barang sejumlah Rp1,68 miliar dan potensi kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 1,10 miliar. Atas kejadiann itu, supir dan barang bukti selanjutnya diamankan petugas untuk pendalaman kasus," ujar dia

Ada juga penindakan ketiga berlokasi di Jalan Raya Kaligawe, Muktiharjo Lor, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, pada pukul 01.15 WIB dini hari. Dari hasil pencacahan, tim menemukan 800 ribu batang rokok Skm beragam merek tanpa dilekati pita cukai

"perkiraan nilai barang sebesar Rp816 juta dan potensi kerugian negara mencapai Rp536 juta. Selanjutnya truk, barang hasil penindakan beserta terperiksa dibawa ke Kantor Bea Cukai Jateng DIY untuk pemeriksaan lebih lanjut," imbunhya

Dari hasil penindakan itu, kata dia, petugas mengamankan empat orang terperiksa. Empat orang tersebut merupakan sopir dan kernet berinisial BU, HW, ES dan RN, yang pada tahap awal pemeriksaan mengaku tidak mengetahui jika muatan yang dibawanya adalah rokok illegal.

Arif menegaskan bahwa terhadap pelaku peredaran rokok illegal dapat dijerat dengan Pasal 54 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai,

"Pelaku dapat dijerat pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama lima tahun dan/atau pidana denda paling sedikit dua kali nilai cukai dan paling banyak sepuluh kali nilai cukai yang seharusnya dibayar," tandas Arif

BERITA TERKAIT:
Bea Cukai Jateng DIY Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal Jaringan Jawa-Sumatera
Tim Bea Cukai Jateng DIY Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal di Jalan Tol Semarang-Batang


tags: #bea cukai jateng diy #rokok ilegal #skm

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI