Foto istimewa.

Foto istimewa.

DAOP 5, Operasikan KA Sawunggalih Setiap Hari di Bulan Juni

Selain pembatasan penumpang, PT KAI juga mewajibkan semua calon penumpang memenuhi persyaratan berupa surat keterangan negatif COVID-19.

Jumat, 11 Juni 2021 | 13:59 WIB - Ragam
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Banyumas- KA Sawunggalih relasi Kutoarjo-Pasarsenen dan KA Wijayakusuma relasi Cilacap-Ketapang, dioperasikan setiap hari selama Juni 2021 oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Pengoerasian tiap hari itu untuk melayani kebutuhan Kutoarjo dan Cilacap, hal itu disampaikan Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 5 (DAOP 5) Purwokerto Ayep Hanapi, di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (11/6/2021). "Hal ini dilakukan untuk melayani kebutuhan warga Kutoarjo yang akan bepergian ke Jakarta dan sebaliknya, maupun warga Cilacap yang hendak menuju Ketapang dan sebaliknya," ucapnya.

KA Sawunggalih pagi relasi Kutoarjo-Pasarsenen, lanjutnya, diberangkatkan dari Stasiun Kutoarjo pada pukul 07.00 WIB, KA Sawunggalih malam relasi Kutoarjo-Pasarsenen berangkat dari Stasiun Kutoarjo pada pukul 19.00 WIB, sedangkan KA Wijayakusuma relasi Cilacap-Ketapang berangkat dari Stasiun Cilacap pada pukul 15.10 WIB.

BERITA TERKAIT:
DAOP 5, Operasikan KA Sawunggalih Setiap Hari di Bulan Juni

Rangkaian KA Sawunggalih itu, kata Ayep Hanapi terdiri atas dua kereta kelas eksekutif dan enam kereta kelas ekonomi dengan kapasitas 406 tempat duduk, sedangkan KA Wijayakusuma terdiri atas empat kereta kelas eksekutif dan tiga kereta kelas ekonomi premium dengan kapasitas 275 tempat duduk.

Ayep menambahkan karena pengoperasian itu dalam masa pandemi COVID-19, maka jumlah penumpang yang diangkut kereta api masih dibatasi maksimal 70 persen dari total kapasitas tempat duduk. "Pembatasan tersebut sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah berdasarkan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 14 Tahun 2020," ujarnya.

Selain pembatasan penumpang, PT KAI juga mewajibkan semua calon penumpang memenuhi persyaratan berupa surat keterangan negatif COVID-19 berdasarkan hasil tes reaksi rantai polimer (PCR) atau tes antigen yang berlaku 1x24 jam atau surat keterangan negatif COVID-19 berdasarkan tes GeNose C19 sebelum keberangkatan.

Dalam kesempatan itu, seluruh masyarakat khususnya pelanggan setia kereta api, diajak Ayep untuk terus menerapkan protokol kesehatan secara konsisten dan disiplin agar mata rantai penyebaran COVID-19.

"Atas nama KAI kami mengucapkan terima kasih kepada pelanggan setia kereta api yang telah mematuhi aturan dan persyaratan yang ditetapkan termasuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat," pungkasnya.


tags: #ka sawunggalih #ka wijayakusuma #pt. kai #daop 5

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI