Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka, Foto: Istimewa

Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka, Foto: Istimewa

Gibran Dapat Masukan dari Jokowi untuk Pertahankan Sriwedari

Gibran enggan membeberkan masukan apa saja yang dia terima dari Rudy maupun Jokowi.

Jumat, 11 Juni 2021 | 14:59 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Solo -  Setelah kalah gugatan terkait sengketa Taman Sriwedari, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menggelar kerja bakti di kompleks Taman Sriwedari. Selain itu mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo yang mengikuti kerja bakti.

Dalam kegiatan itu, Gibran mengaku telah mendapatkan masukan dari Rudy terkait langkah selanjutnya untuk memperjuangkan Sriwedari. Bahkan dia mengaku juga telah mendapatkan masukan dari Presiden Joko Widodo sebagai mantan Wali Kota Solo.

"Dapat masukan-masukan dari wali kota sebelumnya. Bapak (Jokowi) udah kemarin, Pak Rudy sudah. Terutama Pak Rudy, tadi masukannya banyak banget," ungkap Gibran di sela kegiatannya, Jumat (11/6).

BERITA TERKAIT:
Genap Berusia 60 Tahun, Jokowi Dibanjiri Doa dan Ucapan Selamat Ulang Tahun
Jokowi Beri Arahan Anies dkk Penanganan Corona
Alasan Prabowo Mau Jadi Menhan Terungkap!
Berantas Premanisme, Polisi Amankan 281 Orang di Semarang
Hendi: Vaksin Tak Ada Efek Apapun
Gibran Dapat Masukan dari Jokowi untuk Pertahankan Sriwedari
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas Semarang, Jokowi: Target 1.000 Orang

Ia menilai saran dari para kepala daerah terdahulu penting dia dengarkan. Sebab perjuangan mempertahankan Sriwedari sudah dilakukan sejak lama. "Kan yang berjuang bukan hanya saya, dari zaman Pak Rudy, dari zamannya bapak (Jokowi), semua berjuang," ujar dia.

Namun Gibran enggan membeberkan masukan apa saja yang dia terima dari Rudy maupun Jokowi. Dia hanya menjelaskan masukan itu untuk memperkuat langkah Pemkot Solo untuk mempertahankan Sriwedari untuk warga Solo.

"Rahasia dulu. Nanti-nanti. Pokoknya kita kawal, kita perjuangkan. Intinya untuk penguatan ke depannya," katanya.

Terkait kerja bakti di Sriwedari, Gibran enggan mengkaitkan dengan kekalahan Pemkot Solo dari ahli waris Wiryodiningrat. Bahkan kehadiran Rudy di lokasi, katanya, ialah tanpa kesengajaan. "Pak Rudy dari jam 4-5 pagi kan udah sepedaan ngecek-ngecek beberapa tempat. Kebetulan ada kerja bakti," katanya.

Sementara itu, FX Hadi Rudyatmo mengatakan bahwa masalah sengketa Taman Sriwedari sebetulnya sudah selesai pada tahun 1983. Maka dia berharap agar beberapa hal kembali diungkap untuk mengetahui fakta yang terjadi.

"Sebenarnya Sriwedari selesai tahun 1983. Tapi ada beberapa hal yang harus diungkap kembali, sehingga pengacara yang kemarin ditugasi Pemkot untuk banding, dan lembaga hukum lain akan melakukan kajian membantu pemerintah menyelesaikan persoalan Sriwedari," tutupnya.


tags: #jokowi #walikota solo #gibran #taman sriwedari

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI