Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto SH MM (memegang pengeras suara) saat membubarkan kerumunan pengunjung pembeli pakaian bekas di Jalan Ki Mangunsarkoro, Sabtu (12/6) malam . Foto: KUASAKATACOM.

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto SH MM (memegang pengeras suara) saat membubarkan kerumunan pengunjung pembeli pakaian bekas di Jalan Ki Mangunsarkoro, Sabtu (12/6) malam . Foto: KUASAKATACOM.

Satpol PP Bubarkan Enam Titik Kerumunan di Semarang

Penindakan tegas terberat yakni bisa sampai pada penutupan sektor usaha.

Minggu, 13 Juni 2021 | 06:31 WIB - Kesehatan
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Semarang - Satpol PP Kota Semarang membubarkan sejumlah kerumunan yang ada di enam ruas jalan Ibukota Jawa Tengah, pada Sabtu (12/6) malam. 

Adapun kerumunan itu yakni empat titik kerumunan warung angkringan di dekat Jembatan Mberok Jalan Imam Bonjol, dua kerumunan klub motor di jalan Kepodang. kerumunan pengunjung Holywings di Jalan Cendrawasih

Kemudian sejumlah kerumunan pengunjung pembeli pakaian bekas dan pengunjung warung makan di Sepanjang Jalan Ki Mangunsarkoro, kerumunan pujasera dan lapangan Simpang Lima, serta kerumunan Resto and Bar Bowery di Jalan Ahmad Yani

BERITA TERKAIT:
Salah Kaprah! Penutupan Jalan Malah Digunakan untuk Kerumunan Baru
Cegah Kerumunan saat Penyembelihan Hewan Qurban, Hendi Keluarkan Keputusan
Dapati Kerumunan, Ganjar Perintahkan Jajarannya Review Ulang Vaksinasi di Holy Stadium
Vaksinasi Massal di Purbalingga Timbulkan Kerumunan
Massa Geruduk PN Jaktim karena Jakasa Sebut HRS Imam Besar Isapan Jempol
Menantu HRS Divonis Satu Tahun Penjara
Ganjar Tertibkan Kerumunan Antrean Vaksinasi di Hotel UTC Semarang

Pembubaran tersebut yaitu dengan menyita partisi tempat usaha seperti meja, kursi, karpet, barang dagangan dan lain lain

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto SH MM mengaku sangat menyesalkan adanya kerumunan ini. Menurutnya, kerumunan ini seolah olah menunjukkan bahwa masyarakat menyepelekan aturan pencegahan corona

"kerumunan kerumunan ini kami bubarkan karena mengacu Peraturan Walikota (Perwal) Semarang no 26 tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM)," kata Fajar

Dia pun mewanti wanti para pelaku usaha agar taat aturan. Sebab pihaknya tak segan bakal menindak tegas jika ada pelanggaran

"Saya pastikan, siapapun yang melanggar aturan Perwal 26 tahun 2021 akan kami tindak tegas," tegasnya

Penindakan tegas terberat, kata dia, yakni bisa sampai pada penutupan sektor usaha


tags: #kerumunan #semarang #satpol pp

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI