Ketua DPW PPP Jateng Masruhan Samsurie (foto: dok).

Ketua DPW PPP Jateng Masruhan Samsurie (foto: dok).

Susunan Fungsionaris DPW PPP Jateng Dinilai Strategis Gaet Suara di Ajang 2024

Fungsionaris DPW bisa dikategorikan ke dalam tiga generasi yang mencerminkan adanya kesinambungan yang bagus. 

Senin, 14 Juni 2021 | 09:29 WIB - Politik
Penulis: Holy . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan Jawa Tengah (DPW PPP Jateng) menyatakan struktur organisasi partai di Jateng saat ini strategis untuk menggaet suara di ajang pesta demokrasi 2024. Hal ini setelah adanya SK DPP yang menyatakan terbentuknya Kepengurusan DPW Jateng yang baru pasca adanya Musyawarah Wilayah saat ramadhan kemarkn. Kepengurusan itu terbentuk dari tiga segmen usia.

Ketua DPW PPP Jateng Masruhan Samsurie mengatakan dirinya sebagai petahana kembali dipercaya menjadi ketua. Kemudian Suyono SIP  saat ini menjabat sebagai sekretaris dari yang sebelumnya salah satu wakil ketua DPW dan dr Soleha Kurniawati terpilih kembali untuk yang kedua kalinya sebagai bendahara. 

Selanjutnya ada juga 35 fungsionaris DPW Jateng . Fungsionaris DPW itu, kata dia, bisa dikategorikan ke dalam tiga generasi yang mencerminkan adanya kesinambungan yang bagus. 

BERITA TERKAIT:
Susunan Fungsionaris DPW PPP Jateng Dinilai Strategis Gaet Suara di Ajang 2024
DWP Kota Magelang Bagikan Sembako kepada warga Terdampak Korona
DWP Magelang Beri Bantuan Lansia Terdampak Korona
Dharma Wanita Banjarnegara Sosialisasi Pencegahan Covid-19

"Ketua dan 7 pengurus berusia di atas 50 tahun, 19 pengurus berusia antara 35-49, dan yang berusia di bawah 30 tahun ada 9 orang. Dari yang 9 orang tersebut ada kader putri yang masih berusia 19 tahun," jelas Masruhan, kepada KuasaKatacom, di Semarang, Senin (14/6)

 Komposisi generasi tersebut, lanjutnya, bisa sebagai tim yang ideal untuk menggaet target 1.600.000 suara atau 15 kursi di DPRD Jateng dari 980 ribu suara atau 9 kursi pada pemilu 2024.

Ia menuturkan, Pemilih tetap PPP di Jateng mencapai sekitar 900 ribu. Mereka sebagian besar warga NU dan selebihnya warga Muhammadiyah, Sarekat Islam dan jamaah Rifaiyah. 

"Kami tertantang untuk menggaet 700 ribu suara dari kalangan milenial, penilih pemula dan mereka yang baru sekali atau  dua kali nyoblos pemilu. Kami berpedoman  pada kata bijak orang tua "mengejar yang baru tapi jangan sampai yang lama lepas"," sambungnya

900 ribu itu, kata dia, pemilih setia PPP yang usianya kebanyakan diatas 35 tahun pada pemilu kemarin. Oleh karena itu setiap pihaknya mempunyai hajatan selalu berkunjung ke PWNU dan PW Muhamadiyah Jateng untuk merekatkan hubungan kekerabatan disamping meminta arahan. 

"Bahkan dengan Syarekat Islam dan komunitas Rifaiyah tetap kami jalin hubungan baik," lanjut dia

Sementara tugas pengurus yang masih muda, kata dia, yakni untuk menjalin networking dengan pemilih di bawah 30 tahun baik yg santri maupun yang "abangan".

"Target kami untuk meraih 1.600.000 suara dentan 15 kursi di tingkat provinsi bisa masuk jajaran lima besar di Jateng. Sekarang kami masuk 6 besar di atas Demokrat, PAN dan Nasdem. 2024 nanti kami harus nembus di bawah PDIP, PKB, Gerindra dan Golkar," tegasnya

Terkait hal itu, kata dia, Organisasi sayap PPP seperti Wanita Persatuan, GPK, GMPi da AMK siap berperan secara maksimal. Bahkan pihaknya sudah sejak enam tahun lalu punya jam'iyah Mar'ah Solehah yang tersebar di cabang cabang. Hanya saja, dia mengakui satu kelemahannya yakni belum mempunyai wadah untuk menampung potensi kader muda perempuan 

"ini akan segera kami bentuk dengan program yang sesuai dengan gaya hidup wanita jaman sekarang dengan memanfaatkan jaringan media sosial. Kalau jejaring wanita medsos PPP bagus saya yakin yang pria pria akan masuk bahkan yang tua tua juga akan masuk. 30% anggaran DPW akan kami konsentrasikan utk penguatan jejaring sosial ini, 50% utk pengkaderan, yang 20% untuk lain lain seperti penelitian, kajian  dan pengembangan," tandas Masruhan


tags: #dwp #ppp #jateng #masruhan samsurie

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI