Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Ganjar Perintahkan Kepala Daerah Terapkan Mikro Lockdown

Dengan begitu, maka mobilitas warga bisa ditekan sehingga penanganan bisa optimal.

Senin, 21 Juni 2021 | 16:36 WIB - Kesehatan
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Semarang- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memerintahkan seluruh Kabupaten/Kota zona merah melakukan mikro Lockdown. Hal itu menyusul terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di Jawa Tengah dalam beberapa minggu terakhir.

Ganjar mengatakan daerah zona merah di Jateng bertambah dari delapan menjadi 13. Daerah-daerah itu diantaranya Kudus, Demak, Pati, Grobogan, Jepara, Blora, Pekalongan, Kabupaten Semarang, Brebes, Tegal, Sragen, Wonogiri dan Kota Semarang.

"Semua saya minta stand by. Apapun namanya, kalau kita lihat trennya ini ada peningkatan. Kita sedang tidak baik-baik saja, maka semua harus mawas diri dan mengantisipasi," kata Ganjar, di Kantor Dinasnya, Senin (21/6).

BERITA TERKAIT:
Komisi E DPRD Jateng Minta Ganjar Tak Lengah Soal Ketersediaan Oksigen di RS
Ganjar Perintahkan Para Kepala Daerah Tingkatkan Jumlah Testing Covid-19
Serapan Dana Covid-19 di Jateng Rendah, Sriyanto: Tidak Cukup Sekadar Saling Bantah
Ganjar Perintahkan Para Kepala Daerah Percepat Serapan Anggaran
Ganjar: Serapan Anggaran Covid Jateng Bukan 0,15% Tapi 17,28%
Tinjau Vaksinasi Anak, Ganjar: Bukti Mereka Ingin Sehat
Kasus Covid-19 Klaten Meningkat, Ganjar: Akan Kita Treatmen Seperti di Kudus

Pengetatan-pengetatan di seluruh daerah di Jateng khususnya yang masuk zona merah harus dilakukan. Pihaknya telah mengirimkan surat edaran (SE) terkait pengetatan-pengetatan itu.

"Saya minta mikrozonasinya dipelototin. Bahkan kita sekarang sudah sampai Lockdown mikro. Saya sudah sampaikan pada teman-teman Bupati/Wali Kota tidak usah ragu. Begitu disitu ada daerah yang menunjukkan data epidemologis tinggi, langsung kunci (Lockdown). Sebanyak-banyaknya tidak apa-apa," tegasnya.

Seluruh daerah zona merah lanjut Ganjar harus menerapkan Lockdown mikro itu. Dengan begitu, maka mobilitas warga bisa ditekan sehingga penanganan bisa optimal.

Selain itu, pelaksanaan PPKM mikro saat ini harus dilaksanakan lebih detail. Daerah zona merah harus menutup tempat-tempat wisata, tempat keramaian dan menganjurkan ibadah di rumah saja.

"Tempat keramaian, toko harus dibatasi sampai pukul 21.00 WIB. Saya terimakasih, beberapa Kabupaten/Kota sudah menggelar aksi di rumah saja. Ini akan kita buat rutin, dan nanti akan ditambah pelaksanaannya," ucap dia.


tags: #gubernur jawa tengah #ganjar pranowo #kepala daerah #lockdown #mikro

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI