Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP Negeri di Kabupaten Brebes, Senin (21/6/2021). Foto: Kuasakatacom.

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP Negeri di Kabupaten Brebes, Senin (21/6/2021). Foto: Kuasakatacom.

Server PPDB Lemot, Orang Tua Calon Siswa Datangi Sekolah

Pendaftaran PPDB online di tingkat SMP dibuka mulai hari ini atau 21 hingga 30 Juni mendatang.

Senin, 21 Juni 2021 | 20:53 WIB - Ragam
Penulis: Eko S . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Brebes -  Orang tua calon siswa baru mendatangi sekolah di hari pertama pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP Negeri di Kabupaten Brebes, Senin (21/6). Hal tersebut sebagai dampak adanya masalah terkait dengan server PPDB yang lemot. Akibatnya, calon siswa baru susah untuk.mendaftar secara online lewat internet.

Di SMP Negeri 1 Brebes,  orang tua beserta calon siswa baru akhirnya lebih memilih mendatangi sekolah tersebut  untuk melakukan pendaftaran. Mereka datang untuk meminta penjelasan dan panduan langsung dari pihak sekolah daripada mendaftarkan diri secara online.

Tak sedikit orang tua siswa gagap teknologi (gaptek), sehingga sistem pendaftaran secara online ini tidak bisa dipahami calon orangtua siswa. 

BERITA TERKAIT:
Cegah Penyebaran Covid-19, Petugas Pemotong Hewan Kurban di Swab
Kepala Dinas Kesehatan Brebes Meninggal Positif Covid-19
Terpapar Corona, Kepala Dinas Kesehatan Brebes Meninggal
Tenggelam di Sungai Lembarawa Brebes, Seorang Bakul Jamu Ditemukan Meninggal
Elf Terjun ke Jurang di Brebes, Sopir Tewas dan 4 Penumpang Luka-luka
Guru PAUD Diajak Tumbuhkan Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Dini 
Server PPDB Lemot, Orang Tua Calon Siswa Datangi Sekolah

Banyaknya orangtua siswa yang berdatangan di SMP Negeri 1 Brebes pun langsung dipantau oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Brebes, Muhaimin Sadirun. 

Wakil rakyat dari Partai Gerindra ini melakukan inspeksi mendadak (sidak) proses PPDB online di SMP Negeri 1 Brebes, mulai dari protokol kesehatan hingga saat guru memandu orangtua calon siswa untuk mendaftarkan anaknya. 

"Kami pantau bagaimana proses PPDB online ini. Tapi memang karena banyak orangtua calon siswa yang kurang melek teknologi, jadi mereka berbondong-bondong datang ke sekolah untuk mengantar anaknya," terang Muhaimin.

Ia menambahkan, selain orangtua calon siswa yang kurang melek teknologi, tradisi mengantarkan anak mendaftar sekolah juga hingga saat ini masih berlaku. Terlebih, tak sedikit calon siswa SMP Negeri 1 Brebes yang rumahnya jauh dari perkotaan, mereka merasa kesulitan untuk mendaftarkan anaknya sekolah secara online.

"Calon siswa ini juga kan banyak yang dari pedesaan. Sehingga, tradisi untuk mengantar anak ke sekolah itu sangat kental," lanjutnya.

Meskipun terjadi kerumunan saat hari pertama pendaftaran PPDB secara online, pihaknya mengingatkan agar pihak sekolah tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Untuk memantau protokol kesehatan di SMP Negeri 1 Brebes, Muhaimin pun mengelilingi lingkungan sekolah sembari mengingatkan orangtua calon siswa, agar tetap menerapkan protokol kesehatan. 

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Brebes, Dharma Suhaeri mengemukakan, pendaftaran PPDB online di tingkat SMP dibuka mulai hari ini atau 21 hingga 30 Juni mendatang. Kemudian verifikasi berkas siswa dilakukan pada 1-2 Juli nanti. Untuk pengumuman penerimaan 3 Juli, dan untuk daftar ulang rencananya pada 5-7 Juli mendatang. 

"Kami ada kuota untuk delapan kelas. Hari ini adalah hari pertama PPDB dibuka, sehingga banyak yang datang ke sekolah," tandas pria yang akrab disapa Heri Batak.

Meski demikian, kata Herii, pihaknya membatasi hanya menerima atau menginput 100 berkas calon siswa per harinya. Selain itu, pendaftaran PPDB juga hanya dibuka sampai pukul 12.00. Pada prinsipnya, pihak sekolah akan tetap menerima semua calon siswa yang datang ke sekolah sebagai bentuk pelayanan. 

"Untuk pendaftaran hanya dibuka sampai pukul 12.00 dan kita hanya input data 100 berkas calon siswa per harinya," pungkas Heri.


tags: #brebes #ppdb #smp

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI