Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto: Istimewa.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto: Istimewa.

Ganjar: Persediaan Oksigen untuk RS di Jateng Masih Cukup

Sebenarnya stok oksigen di Jateng masih cukup tertangani.

Selasa, 22 Juni 2021 | 06:05 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menggelar rapat dengan distributor dan suplier oksigen untuk memastikan pasokan oksigen untuk pasien corona dalam kondisi aman, pada Senin (21/6/2021).

Saat rapat dengan sejumlah Bupati/Wali Kota di Jateng membahas penanganan corona secara virtual, Ganjar mendapat laporan dari sejumlah rumah sakit yang sempat khawatir terkait pasokan oksigen. Saat itu juga, Ganjar meminta Pj Sekda Jateng, Prasetyo Aribowo untuk telpon perusahaan oksigen dan suplier okgsigen di Jateng untuk ikut rapat bersama.

Perusahaan oksigen yang kemudian ikut bergabung dalam rapat adalah PT Samator. Sementara suplier oksigen yang diajak rapat adalah dari Langgeng Gas. Kepada keduanya, Ganjar meminta kepastian bahwa persoalan stok oksigen untuk rumah sakit rujukan di Jateng aman.

BERITA TERKAIT:
Komisi E DPRD Jateng Minta Ganjar Tak Lengah Soal Ketersediaan Oksigen di RS
Ganjar Perintahkan Para Kepala Daerah Tingkatkan Jumlah Testing Covid-19
Serapan Dana Covid-19 di Jateng Rendah, Sriyanto: Tidak Cukup Sekadar Saling Bantah
Ganjar Perintahkan Para Kepala Daerah Percepat Serapan Anggaran
Ganjar: Serapan Anggaran Covid Jateng Bukan 0,15% Tapi 17,28%
Tinjau Vaksinasi Anak, Ganjar: Bukti Mereka Ingin Sehat
Kasus Covid-19 Klaten Meningkat, Ganjar: Akan Kita Treatmen Seperti di Kudus

"Kami mengantisipasi adanya cerita-cerita soal oksigen. Saya tadi sudah panggil industri dan suplier, akan kami atur agar regulasinya tertata. Hal ini penting agar isu kemarin (pasokan oksigen menipis) tidak kemana-mana," kata Ganjar

Padahal lanjut Ganjar, sebenarnya stok oksigen di Jateng masih cukup tertangani. Stoknya ada dan suplainya cukup.

"Tapi tadi sudah diantisipasi, kalau memang agak tinggi permintaannya, akan diambilkan dari Jatim dan Jabar. Itu tidak sulit, tinggal transporternya saja yang tadi harus dibahas. Jadi saya tadi hanya ingin memastikan itu," jelasnya

Kedepan, pihaknya mengatakan akan memperbaiki regulasi terkait penyediaan oksigen itu agar lebih tertata. 

"Nanti kami libatkan BUMD, harapannya bisa mengatur. Jadi, setiap rumah sakit nanti bisa lapor dalam satu titik, sehingga betul-betul tidak kesulitan. Tadi sudah kami bahas dengan distributor dan sepakat," tegas dia

Sementara itu, dalam rapat tersebut perwakilan PT Samator, Julianto mengatakan permintaan oksigen saat ini memang meningkat. Tahun ini sampai Juni 2021 saja, sudah ada 7 juta liter oksigen yang dipesan.

"Permintaan memang tinggi, tapi kalau nanti kurang, kami akan ambil dari Jabar dan Jatim," kata Julianto


tags: #gubernur jawa tengah #ganjar #corona #oksigen

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI