Ilustrasi penangkapan. Foto: Istimewa.

Ilustrasi penangkapan. Foto: Istimewa.

Aniaya Lima Orang di Warung Solo, Pemuda Ini Terancam 5 Tahun Penjara

Pelaku lainnya tengah diburu Tim Resmob Polresta Solo.

Selasa, 22 Juni 2021 | 09:59 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATCOM, Solo - Satreskrim Polresta Solo menangkap seorang pemuda berinisial AMK (19) lantaran melakukan aksi pengeroyokan dan pengrusakan warung di Kawasan Potrojayan, Kecamatan Serengan, pada Minggu (20/6/2021) lalu. Akibat perbuatannya, pelaku terancam hukuman lima tahun penjara.

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menceritakan, kejadian itu bermula saat pelaku beserta rekannya mendatangi sebuah warung di Kawasan Potrojayan, Kecamatan Serengan.

"(Pelaku) Langsung menyerang dan menganiaya orang yang ada di sana,” tuturnya, Senin (21/6/2021).

BERITA TERKAIT:
PPKM Diperpanjang, Dishub Solo Klaim Mobilitas Warga Turun 40 Persen
Tutup Tiga Pekan, 15 Pasar di Solo Kembali Buka
Mulai Hari Ini, Solo Salurkan Bansos untuk 63 Ribu KPM
Sembuh dari Corona, Gibran Langsung Blusukan
ASN Penyintas Covid di Solo Bakal Diwajibkan Donor Plasma Konvalesen
500 Warga Terdampak PPKM di Jebres Solo Dapat Bantuan Sembako
Diduga Depresi Jalani Isoman, Pria Ini Nekat Gantung Diri

Ade menjelaskan, pelaku dan rekannya mendatangi warung mengendarai enam sepeda motor. Saat itu, kondisi warung tengah ramai. Kelompok tersebut datang dan langsung melakukan penganiayaan terhadap lima orang di warung tersebut. Lima orang korban itu berinisial SH, SL, TK, KH, dan RD.

Saat ini, kata dia, pihaknya telah menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha N-Max, satu pakaian pelaku, satu kursi kayu dalam keadaan rusak, dan satu flash disk berisi alat bukti elektronik. 

Sedangkan pelaku lainnya tengah diburu Tim Resmob Polresta Solo. Ia memastikan segala bentuk tindak kekerasan dan premanisme bakal ditindak tegas jajaran Polresta Solo. “Komitmen kami segala bentuk kekerasan, premanisme, intoleransi, kami tindak tegas. Kami tidak memberikan ruang itu,” katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, perlaku terancam hukuman paling lama lima tahun penjara lantaran disangkakan Pasal 170 KUHP ayat (1) dan (2) jo Pasal 56 atau Pasal 169 ayat (1) KUHP, atau Pasal 335 ayat (1) KUHP tentang Pengroyokan dan Kekerasan.


tags: #solo #penganiayaan #polresta solo #penjara

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI