Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Foto: Istimewa

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Foto: Istimewa

Megawati Populerkan Salam Pancasila

Sebelumnya, Mega mempopulerkan Salam Merdeka.

Selasa, 22 Juni 2021 | 11:44 WIB - Politik
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Jakarta - Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri ingin mempopulerkan Salam Pancasila. Ia menilai hal ini demi mengingatkan rakyat Indonesia akan pentingnya nasionalisme dan persatuan bangsa dalam menjaga kemerdekaan.

Megawati mengatakan hal itu saat meresmikan baileo atau rumah adat Maluku, monumen dan Jalan Ir Soekarno di Masohi Maluku Tengah. Masohi adalah nama kota yang diberikan Bung Karno yang berarti gotong royong, terinspirasi dari intisari Pancasila.

Megawati kemudian bercerita dirinya ditugaskan oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Tujuannya agar Pancasila tidak hanya diucapkan oleh masyarakat Indonesia, namun benar-benar hidup dalam hati dan dilaksanakan.

BERITA TERKAIT:
Hari Anak Nasional, Megawati Beri PR: dari Mana Asal Kodok?
Innalillahi, Rachmawati Soekarno Meninggal Dunia
Megawati Populerkan Salam Pancasila
Utut: Tidak Masalah Kalau Ada Yang Mencapreskan Ibu Mega
Megawati: Kepemimpinan Strategik Tak Hanya Bicara Keberhasilan Masa Lalu
Rektor Unhan Nilai Jarang Ada Pemimpin Perempuan Seperti Megawati
Unhan Kukuhkan Gelar profesor kehormatan kepada Megawati Soekarnoputri

Lebih lanjut, ia mengatakan intisari Pancasila adalah kegotongroyongan dari warga bangsa Indonesia. Oleh karena itu lah Megawati ingin agar pekik 'Salam Pancasila' menjadi kebiasaan.

"Dulu saya pekikkan 'merdeka', orang menertawakan saya. Katanya, sudah merdeka, kenapa pekik-pekik merdeka? Itu sebenarnya saya lakukan untuk mengingatkan bahwa kita adalah bangsa merdeka. Jangan mau dijajah lagi," jelasnya.

Setelah salam merdeka ini, sebaiknya dilanjutkan dengan 'Salam Pancasila'. Hal itu untuk mengingatkan agar setiap masyarakat ingat akan rasa nasionalis.

"Kalau sekarang saya mau banyak menyebutkan Salam Pancasila. Saya hendak mempopulerkannya. Karena setelah merdeka, kita punya dasar negara Pancasila. Untuk mengingatkan kita kembali sebagai nasionalis yang cinta pada negara ini," ujarnya.

Megawati mengatakan gotong royong harus selalu diingat karena tak ada bangsa yang bisa membangun dirinya sendiri. Dia mengaku sedih karena masih ada saja yang bertempur antarwarga bangsa sendiri.

Selain itu, ia pun menceritakan pengalamannya saat menjadi wakil presiden RI. Saat itu, Megawati harus menangani konflik di berbagai wilayah di Indonesia. "Saya mungkin satu-satunya perempuan yang pernah naik kapal perang yang hampir 10 hari karena tak boleh tinggal di daratan. Itu karena saya punya dedikasi, tak mau rakyat Indonesia bertempur satu dengan yang lain," tukasnya.

"Kenapa kita tak merasakan sisi gotong royong itu juga toleransi? Mengapa kita tak membumikan bahwa perbedaan agama itu bisa, oleh masing-masing orang, bahwa kepercayaan masing-masing orang itu kan urusan pribadi?," pungkasnya.


tags: #megawati #salam pancasila

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI