Banyak Zona Merah di Jateng, Sriyanto: Ganjar Kurang Antisipatif

dia meminta agar koordinasi antar instansi yang dikendalikan oleh Gugus Tugas Covid 19 dilakukan lebih rapi lagi

Sabtu, 03 Juli 2021 | 06:25 WIB - Kesehatan
Penulis: Holy . Editor: Surya

KUASAKATACOM, Semarang - DPRD Jawa Tengah menyatakan adanya 25 Zona Merah di Jateng karena Gubernur Jateng Ganjar Pranowo kurang antisipatif. Hal ini karena peningkatan dari jumlah awal hingga akhir cukup pesat

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Komisi C DPRD Jawa Tengah Sriyanto Saputro. Sriyanto mengaku menyesalkan sikap Ganjar itu

"Kami menyesalkan kurangnya antisipasi sehingga yang semula hanya kisaran 7 daerah dampak dari meledaknya Covid 19 di Kudus, namun dalam waktu singkat meluas hingga 25 kabupaten/kota yang masuk zona merah," kata Sriyanto, di Semarang, Sabtu (3/7)

Terhadap kondisi ini, dia meminta agar koordinasi antar instansi yang dikendalikan oleh Gugus Tugas Covid 19 dilakukan lebih rapi lagi.

Dia yang juga menjabat sebagai sekretaris DPD Gerindra Jateng itu mempertanyakan standard penetapan seseroang dinyatakan positif Covid 19 atau tidak. Meledaknya angka covid 19 saat ini, kata dia, diduga karena indikator penetapannya hanya berdasarkan rapid test antigen, bukan PCR.

"Padahal orang yang positif saat rapid test antigen, saat tes swab PCR belum tentu positif. Karena itu, kami meminta standard ini diperjelas lagi," tegasnya

BERITA TERKAIT:
Gerindra akan Usung Kader Terbaiknya di Pilgub Jateng 2024
Target PAD Jateng Turun jadi 16 Triliun, Ganjar: Realistis karena Pandemi
Sriyanto: Boleh Dukung Idolanya Setinggi Langit, Tapi Jangan Bodohi Rakyat
Banyak Zona Merah di Jateng, Sriyanto: Ganjar Kurang Antisipatif

***

tags: #sriyanto saputro #pcr #gubernur jateng #komisi c #dprd jawa tengah

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI