Foto istimewa.

Foto istimewa.

Puluhan Orang Diamankan Polisi London Pasca Euro 2020

Akibat kejadian itu, pihak kepolisian menyatakan ada 19 aparat mengalami luka-luka.

Selasa, 13 Juli 2021 | 21:30 WIB - Internasional
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, London- Pihak kepolisian Metropolitan London, Inggris mengaku telah mengamankan sebanyak 86 orang selama dan setelah pertandingan final Euro 2020. 

Pelanggaran yang diduga dilakukan 86 orang tersebut, kata polisi setempat antara lain mengganggu ketertiban umum, merusak fasilitas umum, hingga menyerang dan menyebabkan orang lain terluka.

53 orang seperti dilansir Reuters, Selasa (13/7/2021), ditangkap di Stadion Wembley. Saat itu para pendukung bentrok dengan pendukung lainnya dan ofisial. Mereka juga melanggar penjagaan keamanan dan menyerbu ke area perimeter sebelum pertandingan dimulai.

BERITA TERKAIT:
Indonesia dan Inggris Sepakat Bangun Kapal Perang Canggih
Pekan Ini, Inggris Hadapi Bulgaria di Kualifikasi Piala Dunia 2022
Suporter Bikin Ulah di Final Piala Eropa, UEFA Siapkan Sanksi untuk FA
Andriy Shevchenko Ucapkan Salam Perpisahan dengan Timnas Ukraina
Kelelahan Kronik Jadi Salah Satu Gejala Long Covid
Inggris Larang Anak dan Remaja Lakukan Vaksin Covid-19
Arsenal Tebus Ben White Hampir Satu Triliun

Akibat kejadian itu, pihak kepolisian menyatakan ada 19 aparat mengalami luka-luka. Ajang pertandingan final Piala Eropa yang mempertemukan Inggris dan Italia, disebut polisi Metropolitan London, dimanfaatkan sejumlah orang untuk membuat situasi ricuh.

"Sepanjang jalannya turnamen Euro, sebagian besar orang telah menonton pertandingan secara bertanggung jawab dan aman, dan menikmati persiapan hingga final tadi malam," ucap Wakil Asisten Komisaris Laurence Taylor dari Polisi Metropolitan London.

"Namun, adegan yang tidak dapat diterima yang kami lihat kemarin adalah sejumlah kecil orang yang berniat menggunakan sepak bola sebagai alasan untuk berperilaku buruk terhadap anggota masyarakat dan petugas lainnya," imbuhnya.

Sebelumnya Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menyatakan akan melakukan tinjauan penuh terhadap pelanggaran keamanan yang terjadi pada Minggu, 11 Juli lalu waktu setempat atau Senin, 12 Juli waktu Indonesia.

Jelang laga final Euro 2020, sejumlah suporter Inggris membuat rusuh di Wembley. Para pembuat rusuh itu merupakan suporter yang tak mempunyai tiket.

Banyak orang yang kehabisan tiket, namun tetap memaksakan diri untuk bisa masuk ke tribune. Alhasil, kerusuhan di sekitar area Wembley tak terhindarkan.


tags: #inggris #italia #suporter #rusuh #piala eropa

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI