penampakan remaja saat kenakan APD. Foto: Istimewa.

penampakan remaja saat kenakan APD. Foto: Istimewa.

Remaja Ini Diganjar Kuburkan Jenazah Usai Komentar Negatif di Medsos

W mengaku kapok lantaran menyulut emosi para sukarelawan kemanusiaan. 

Rabu, 14 Juli 2021 | 09:27 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Karanganyar – Sebut kematian seorang sukarelawan yang terpapar Covid-19 hanya settingan, remaja inisial W (19) berakhir dengan mengangkut jenazah pasien Covid-19 sekaligus mengikuti pemulasaran.

Forum Sukarelawan perwakilan Kecamatan Kerjo, Adiyta mengatakan bahwa pihaknya merasa tersinggung soal komentar tersebut. Pihaknya pun langsung mencari keberadaan W. Setelah ketemu, remaja itu diklarifikasi soal maksudnya menulis komentar negatif tersebut.

BERITA TERKAIT:
Pulang Main Game Online, Remaja di Semarang Malah Jadi Korban Pembacokan
Hendak Tawuran, Tujuh Remaja Diamankan Polisi
Fenomena Citayam Fashion Week: Lenggak-lenggok di Zebra Cross, Semua Orang Boleh Jadi Model 
Orangtua Wajib Tau! Satu dari Tiga Anak Merasa Tak Aman di Sekolah 
Terlalu Kencang Kendarai Motor, Remaja 14 Tahun di Klaten Tewas Tabrak Truk Mogok

Aditya mengatakan, W memang telah membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya di kemudian hari. Namun, lanjut dia, perkara itu tak selesai hanya dengan W membuat surat pernyataan.

Ia menyebut, W juga menyanggupi tanpa keterpaksaan untuk membantu proses pemulasaran jenazah pasien Covid-19. Bahkan, W juga diberi kursus singkat memulasara jenazah sekaligus cara mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap selayaknya personel pemulasara.

“Ada pemulasaran jenazah di Desa Tawangsari. Dia memutuskan ikut bergabung. Kami tidak memaksanya,” ujarnya.

Aditya menuturkan, W mengaku kapok lantaran menyulut emosi para sukarelawan kemanusiaan. 

Kapolsek Kerjo AKP Murtiyoko menambahkan, saat ini W masih dalam pembinaan. “Kemarin, dia dengan PoloKendho serta relawan Kerjo, dimediasi di Mapolsek. Ia diklarifikasi mengapa membuat tersinggung dengan komentarnya. W mengakui ia khilaf dan mengaku bersalah,” tukasnya.


tags: #remaja #mengangkut jenazah #covid-19 #karanganyar

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI