Ilustrasi Jenazah. Foto: Istimewa.

Ilustrasi Jenazah. Foto: Istimewa.

Terpapar Corona, Tiga Orang Dalam Satu Keluarga di Klaten Meninggal Beruntun

Agus Wagimin dinyatakan sudah meninggal dunia di rumah sakit pada Jumat (16/7) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Sabtu, 17 Juli 2021 | 06:00 WIB - Kesehatan
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Klaten – Sebanyak tiga orang dalam satu rumah di Desa Prawatan, Kecamatan Jogonalan, Klaten, Jawa Tengah, meninggal dunia secara beruntun gegara terpapar virus Corona atau Covid-19.

Kadus 3 Desa Prawatan, Situr Guntur menerangkan bahwa untuk antisipasi hal serupa terjadi di kemudian hari, Pemerintah Desa Prawatan intensif melakukan imbauan ke lingkungan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga menggencarkan penyemprotan disinfektan. “Kita pasangi stiker di setiap rumah bahwa yang keluar rumah wajib mengenakan masker. Selain itu juga pembagian vitamin. Tim Satgas Covid-19 terus melakukan pemantauan intensif,” tuturnya.

BERITA TERKAIT:
Terpapar Corona, Pejabat RSUD Karanganyar Meninggal Dunia
Truk Bermuatan Batu Terjun ke Sungai Selo Kulonprogo, Satu Orang MD
Innalillahi, Alino Octavian Bintang Sinetron Suara Hati Istri Meninggal Dunia
Terpapar Corona, Tiga Orang Dalam Satu Keluarga di Klaten Meninggal Beruntun
Dibakar Kenalan, Perangkat Desa Simo Boyolali Akhirnya Tewas
Usai Didatangi OTK, Seorang Pemuda Tewas di Semarang
Ketua DPRD Boyolali S Paryanto Meninggal

Sementara itu, Pelaksana Kegiatan Penanganan Covid-19 Desa Prawatan, Warsino memaparkan ketiga warga yang meninggal yakni Semi Mitro Miharjo (67) bersama anak-anaknya yakni Joko Suroyo (42) dan Agus Wagimin (39). Mereka satu keluarga yang tinggal dalam satu rumah di Dukuh Kratan, Desa Prawatan.
 
Warsino menjelaskan, kejadian itu bermula saat pihaknya mendapatkan laporan bahwa kondisi Joko Suroyo melemah akibat terpapar Covid-19 pada Selasa (13/7) sekitar pukul 13.00 WIB. “Setelah dicek ternyata kadar oksigen di dalam darah berkurang. Rencana kita rujuk ke rumah sakit tapi saat akan berangkat ternyata sudah meninggal dunia,” jelasnya, Jumat (16/7).

Lantaran positif Covid-19, kata dia, jenazah dimakamkan sesuai protokol Covid-19. “Pemakaman selesai Selasa malam sekitar jam 22.00 WIB. Kemudian jam 23.00 WIB, kami mendapatkan laporan lagi bahwa bapaknya yakni Semi Mitro Miharjo meninggal dunia juga positif Covid-19. Pemakaman sesuai protokol Covid-19 pada Rabu (14/7),” paparnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pihaknya kembali mendapatkan laporan bahwa anaknya Semi Mitro Miharjo bernama Agus Wagimin tergeletak di rumahnya pada Kamis (15/7). Hasil swab antigen menunjukkan yang bersangkutan positif Covid-19. “Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan ternyata kadar oksigen di dalam darah mas Agus juga berkurang, kemudian dibawa ke rumah sakit,” lanjutnya.

Warsino menambahkan, Agus Wagimin dinyatakan sudah meninggal dunia di rumah sakit pada Jumat (16/7) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Pemakaman secara protokol Covid-19 pukul 14.00 WIB. “Satu rumah ini sekarang tinggal anak dan istri dari almarhum Joko Suroyo. Hasil swab menunjukkan untuk anaknya positif Covid-19 dan istrinya negatif. Untuk sementara isolasi mandiri di rumah,” tukasnya.


tags: #meninggal dunia #klaten #terpapar corona

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI