Ilustrasi. Foto: Istimewa.

Ilustrasi. Foto: Istimewa.

Kakek Asal Karanganyar Bersimbah Darah Usai Duel dengan Komplotan Pencuri

Polisi turut mengamankan satu unit sepeda motor milik salah satu tersangka. 

Senin, 19 Juli 2021 | 14:45 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Karanganyar - Seorang lansia inisial WS (83), warga Sangurejo, Mojogedang, Karanganyar, Jawa Tengah, alami luka-luka hingga bersimbah darah. Luka-luka tersebut diketahui lantaran WS nekat melawan komplotan pencuri bersenjata tajam pada Kamis (4/3/2021) sekira pukul 02.00 WIB. Beruntung, perlawanan WS berhasil menggagalkan aksi pencurian tersebut.

Wakapolres Karanganyar, Kompol Purbo Adjar Waskito menerangkan bahwa komplotan maling bersenjata tajam itu berjumlah lima orang. Ia menyebut, masing-masing pelaku memiliki tugas masing-masing. Tiga pelaku berinisial NV, SN dan SY, masuk ke dalam rumah. Sedangkan dua orang lainnya berinisial SP dan D bertugas mengantar ke rumah korban sekaligus mengawasi dari luar rumah WS. 

Purbo memastikan, kepolisian Polres Karanganyar telah membekuk tiga pelaku di Matesih, Karanganyar. Namun, dua pelaku lainnya masih kabur. “NV, SN, SY warga Karanganyar berhasil di amankan sedangkan dua orang lagi SP dan DS kami tetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO),” tuturnya, Senin (19/7/2021).

BERITA TERKAIT:
Kakek Asal Karanganyar Bersimbah Darah Usai Duel dengan Komplotan Pencuri
Terhimpit Ekonomi, Pasutri Ini Nekat Mencuri
Warung Makan di Klaten Dibobol Pencuri, Sejumlah Barang dan Uang Modal Raib
Bobol Toko Perhiasan, Pemuda Ini Ditangkap Polisi
Berniat Jual Motor Hasil Curian, Dua Maling di Semarang Malah Dibekuk Polisi
Curi Mobil, Seorang Pelajar di Semarang Terancam Hukuman Penjara 5 Tahun
Modus Pesan Makanan, Pemuda Ini Gasak HP Penjaga Warung

"Kelima Pelaku berstatus residivis atau orang yang pernah dihukum tetapi mengulangi kejahatan serupa," ucapnya.

Purbo menjelaskan, dalam melancarkan aksinya, ketiga pelaku masuk ke rumah dengan cara mencongkel jendela mengunakan obeng. Saat masuk rumah, NV alias Topel mengambil ponsel di dekat televisi. Tak puas, NV kemudian masuk ke kamar mengambil ponsel lain.

Apesnya, kerabat WS terbangun hingga membuat NV panik dan mengancam dengan celurit. "Saat itulah WS bangun dan keluar karena mendengar keributan, SN alias Alex menendang korban hingga terjatuh dan ditindih serta diancam menggunakan senjata tajam,” ujarnya.

Namun, WS melawan hingga terjadi pergulatan antara korban dan pelaku. WS terluka kena sabetan sajam. "Penghuni rumah lain bangun dan berteriak-teriak minta tolong,” sambungnya.

Teriakan ini membuat tiga pelaku kabur. Sementara dua tersangka lainnya sudah meninggalkan lokasi lebih dulu.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa polisi telah menyita satu unit ponsel Redmi Note 9, pedang sepanjang 50 sentimeter, sabit bergagang kayu, obeng kecil, sandal jepit warna biru milik salah satu tersangka yang tertinggal di lokasi kejadian, dan kardus ponsel Realme C11.

Tak hanya itu, lanjut dia, polisi turut mengamankan satu unit sepeda motor milik salah satu tersangka. 


tags: #pencuri #karanganyar #senjata tajam

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI