Kabid Humas Polda Jateng Kombes M. Iqbal Al-Qudusy (foto: Humas Polda).

Kabid Humas Polda Jateng Kombes M. Iqbal Al-Qudusy (foto: Humas Polda).

Polda Jateng Bekuk Tiga Terduga Tersangka Penyebar Informasi Penolakan PPKM Darurat di Banyumas

Polresta Banyumas telah menindaklanjuti berita hoaks dan telah mengamankan pelaku.

Selasa, 20 Juli 2021 | 06:45 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang - Jajaran Polda Jawa Tengah menangkap tiga orang yang diduga sebagai pelaku penyebar informasi palsu atau hoaks soal seruan penolakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

"Polresta Banyumas telah menindaklanjuti berita hoaks dan telah mengamankan pelaku dugaan tindak pidana. Ketiga pelaku tersebut yakni FS (27), C (46) dan S alias D (34)," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes M. Iqbal Al-Qudusy, di Semarang, Selasa (20/7).

Mereka, kata dia, menyerukan penolakan PPKM Darurat di media sosial (medsos) berbagai platform. Seruan aksi itu sendiri bertuliskan, “ALIANSI MASYARAKAT BANYUMAS Bersama KBPPB (Keluarga Besar Pedagang Pasar Banyumas) BERGERAK MENUNTUT KEADILAN PERIHAL PPKM!!! SENIN, 19 JULI 2021 TITIK JUANGPENDOPO BUPATI BANYUMAS JAM 13.00 SAMPAI DENGAN TUNTUTAN DIPENUHI!!! KESEJAHTERAAN RAKYAT ADALAH TANGGUNG JAWAB NEGARA!!!”.

BERITA TERKAIT:
Polda Jateng Bekuk Dua Provokator Ajakan Demo Tolak PPKM
Polda Jateng Bekuk Tiga Terduga Tersangka Penyebar Informasi Penolakan PPKM Darurat di Banyumas
Selundupkan Narkoba, Wanita Muda Ini Terancam Hukuman Penjara 20 Tahun
Selama PPKM Darurat, Polda Jetang Dirikan 52 Titik Pos Penyekatan
Kapolda Jateng Perintahkan Jajarannya Tangani Kasus Corona di Kudus
Polda Jateng Ungkap Ciri-Ciri Pinjol Ilegal
Usut Bu Guru Terjerat Pinjol Ratusan Juta, Polda Jateng Gandeng OJK

Kemudian petugas melakukan penyelidikan terhadap akun Facebook. Dari hasil pemeriksaan sementara bahwa postingan di Grup Facebook tersebut lantaran ada rasa kekesalan dengan adanya PPKM Darurat Jawa-Bali.

"Yang bersangkutan tidak dapat bekerja karena tempat kerjanya ditutup yang kemudian diketahui olenya PPKM darurat Jawa-Bali akan diperpanjang. Tujuan dari memposting adalah untuk melakukan ajakan terhadap anggota Grup Family dan Informasi wilayah Cilongok untuk menyuarakan sesuai dengan tulisan yang diposting pada hari Senin, 19 Juli 2021, jam 13.00," bebernya.

Atas perbuatannya, terduga disangka melanggar Pasal 14 Ayat (1) dan (2) Jo Pasal 15 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP.


tags: #polda jateng #hoax #ppkm #ppkm darurat

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI