Ilustrasi. Foto: Istimewa.

Ilustrasi. Foto: Istimewa.

Ratusan PKL Karanganyar Terima BLT, Ada Nama Bupati dan Istri di Amplop

Amplop tertulis nama Bupati Karanganyar Drs H Juliyatmono MM dan istrinya Hj Siti Khomsiyah AMd.

Selasa, 20 Juli 2021 | 10:15 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Karanganyar — Disdagnakerkop UKM Karanganyar, Jawa Tengah, salurkan uang kompensasi pemberlakuan PPKM darurat Jawa-Bali kepada ratusan PKL di Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (19/7/2021). Masing-masing PKL menerima BLT non-APBD sejumlah Rp 300 Ribu yang dimasukkan di amplop tertulis nama Bupati Karanganyar Drs H Juliyatmono MM dan istrinya Hj Siti Khomsiyah AMd.

Koordinator PKL Alun-alun Karanganyar, Suwondo menerangkan bahwa di kawasan alun-alun terdapat 450 PKL termasuk juru parkir dan jasa bongkar muat tenda. “Pendataannya sudah dimulai pekan lalu. Terima kasih diberi bantuan. Dicukup-cukupkan,” tuturnya, Senin (19/7).

Salah satu penerima bantuan, Edi Sarjadi mengatakan, dirinya menerima BLT sebesar Rp 300.000. Uang tersebut diterimanya dalam sebuah amplop tertulis H Juliyatmono MM dan Hj Siti Khomsiyah A.Md. “Selama ini off bekerja. Harapannya pandemi segera berakhir. PKL bisa dagang lagi,” ucapnya.

BERITA TERKAIT:
Terjadi Kerumunan, Pembagian BLT di Kantor Disdagnakerkop Karanganyar Diberhentikan
Ratusan PKL Karanganyar Terima BLT, Ada Nama Bupati dan Istri di Amplop
Cara Cek Namamu, Apakah Dapat BPUM atau BLT UMKM?
Desa Jepang Kudus Tak Beri BLT ke Warga Enggan Divaksin
Tak Dapat BLT Pemkot Semarang, Seorang Disabilitas Wadul Ombudsman Jateng
Banpres Produktif untuk UMKM akan Diperpanjang Hingga Tahun Depan
Geruduk Kantor Desa, Para Pemuda Ini Protes Ada Pegawai BUMN di Klaten Dapat BLT

Kepala Disdagnakerkop UMKM Karanganyar, Martadi memaparkan bahwa dana bantuan tersebut disalurkan dari Baznas selaku pengelola dana umat. Sedangkan, jumlah penerima BLT sekitar 800 orang dan masing-masing menerima Rp 300.000. “Ini supaya meringankan beban mereka yang terdampak PPKM darurat,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengakui bahwa sasaran bansos tunai dibatasi. PKL di Tawangmangu, Palur, Colomadu dan di luar kawasan alun-alun tidak memperolehnya. “Prioritas memang PKL yang ditarik retribusi di wilayah kota. Enggak semuanya,” tukasnya.


tags: #blt #pkl #karanganyar #juliyatmono

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI