Salah seorang warga kampung Bustaman Semarang saat mengolah kepala hewan qurban, pada Selasa (20/7). (Foto: KuasaKatacom).

Salah seorang warga kampung Bustaman Semarang saat mengolah kepala hewan qurban, pada Selasa (20/7). (Foto: KuasaKatacom).

Kampung Bustaman Semarang Banjir Order Pengolahan Kepala

Warga setempat sudah sangat berpengalaman dalam mengolah organ hewan qurban.

Selasa, 20 Juli 2021 | 13:23 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Semarang - Kampung Bustaman di Jalan MT Haryono, Karangkidul, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah, kebanjiran order pembersihan dan pengolahan organ hewan qurban, pada Selasa (20/7). Hal ini karena bertepatan dengan momen IdulAdha.

Dalam pantauan tim KuasaKatacom di lokasi pada pukul 11.00 wib, warga setempat mulai berjajar mengolah organ hewan qurban sapi dan kambing dari para pelanggan. Pemandangan tersebut mampak dari Gapura depan hingga ke gang paling ujung. 

Adapun organ hewan qurban yang diolah para warga yakni kepala, kaki, ekor dan lain sebagainya. 

BERITA TERKAIT:
Undip Mulai Persiapkan Diri untuk Gelaran Sentra Vaksinasi
Undip Bakal Buka Tempat Isolasi Terpusat untuk Kalangan Internal
BST di Semarang Dibagikan Berbarengan dengan Vaksinasi
Kader PDIP Kota Semarang Serahkan Gaji untuk Penanganan Covid-19
20 Rekomendasi Toko Oleh-Oleh Jajanan Khas Semarang (2)
Selesai PPKM Darurat, Pasien Isoman di Semarang Menurun
Lepas dari Tali Pengikat, Sapi ini Jatuh ke Selokan Ukuran Sempit

Salah seorang pelanggan bernama Kokoh mengatakan sengaja meminta jasa warga setempat untuk pengolahan organ hewan qurban. Dia mengaku sudah berlangganan di tempat itu. 

Adapun organ hewan yang dia bawa yakni tiga kepala kambing dan empat kaki.

"Tiap tahun selalu saya serahkan ke sini untuk pengolahannya," kata Kokoh. 

Menurutnya, warga setempat sudah sangat berpengalaman dalam mengolah organ hewan qurban.

"Kalau saya mengolah sendiri kan jelas engga mungkin. Makanya saya serahkan ke warga Bustaman," jelasnya.

Dia pun mengaku tak mempermasalahkan biaya pengolahan organ hewan qurban di wilayah itu.

Sementara itu, salah seorang warga sekitar pengolah organ hewan, Ninik Astia mengatakan permintaan pengolahan organ hewan tahun ini sangat menurun.

"Penurunannya hampir separo sendiri ya karena PPKM. Tahun kemarin sudah menurun, sekarang semakin turun," kata Ninik.

Adapun penurunannya yakni saat sebelum adanya pandemi, pendapatannya bisa mencapai 3 juta. Memasuki pandemi tahun lalu, pendapatan turun jadi 2 Juta. Saat ini turun lagi jadi 1 juta.

"Disini, pengolahan kepala Sapi per kepala Rp 300 ribu, kalau kepala kambing Rp 50 ribu," tandas dia


tags: #semarang #hewan qurban #kampung bustaman

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI