Ilustrasi. Foto: Istimewa.

Ilustrasi. Foto: Istimewa.

Sragen Ajak ASN Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen

Gerakan tersebut menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Solo.

Rabu, 21 Juli 2021 | 05:30 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Sragen – Para aparatur sipil negara (ASN) yang pernah terpapar Covid-19 diminta untuk donor Plasma Konvalesen. Hal tersebut untuk membantu warga yang terpapar Corona atau Covid-19.

Wakil Ketua PMI Sragen Suwarno menerangkan bahwa untuk pasien yang pernah terjangkit Covid-19 diharapkan kerelaanya menjadi pendonor Plasma Konvalesen.

Menurut Suwarno, hingga kini masih sedikit yang bersedia menjadi pendonor. Lantaran proses yang cukup lama dan tidak setiap PMI memilik alat memadahi.

BERITA TERKAIT:
Sragen Ajak ASN Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen
Bukannya Beri Contoh Baik, Oknum ASN Ini Justru Langgar PPKM Darurat
Pendaftaran CPNS Dibuka Paling Lambat 30 Juni
Selasa Pagi, Satpol PP Kota Semarang Cek Ketaatan ASN Tak Gunakan Kendaraan ke Kantor
Pekan Depan, Pemkot Semarang Uji Coba Aturan ASN Gunakan Transportasi Umum
Firli Bahuri Lantik Sekjen KPK Jadi ASN
Ini Dua Alasan Novel Baswedan dkk Tak Lulus Jadi ASN

Sragen belum bisa, karena mesinnya belum ada. Kabupaten Sragen belum siap-siap untuk itu. Yang bisa saat ini Solo dan harus didampingi dokter langsung. Di Solo permintaan banyak tapi pendonor sedikit,” tuturnya.

Terpisah, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan, pihaknya terdorong ingin membantu dengan menggerakan masyarakat yang pernah terjangkit Covid-19 untuk donor plasma. Namun untuk mengawalinya dimulai dari ASN untuk memberi contoh.

Pasalnya, kata dia, cukup banyak warga yang membutuhkan Plasma Konvalesen akibat Covid-19. ”Kami mulai dari ASN dulu. Diinisiasi oleh pak sekda dan asisten 1 untuk mendata,” ucapnya, Selasa (20/7).

Yuni menjelaskan, batas untuk donor plasma konsavalen maksimal tiga bulan setelah sembuh. ”Dengan gerakan ini harapannya warga kita yang pernah terpapar Covid-19 mau dan ikut menyumbangkan. Karena juga tidak semua,” harapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa gerakan tersebut menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI). Yuni meyebut, pihaknya mengundang PMI Solo datang ke Sragen untuk melakukan proses pengambilan Plasma Konvalesen. Karena jika harus ke Solo tidak memungkinkan akibat terkendala PPKM darurat.


tags: #asn #sragen #plasma konvalesen #pmi

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI