Tim Bulutangkis Indonesia. Foto: Istimewa.

Tim Bulutangkis Indonesia. Foto: Istimewa.

Tim Bulutangkis Indonesia Siap Tanding di Olimpiade Tokyo 2020

Selama berada di Tokyo, Pebulutangkis Indonesia akan didampingi lima pelatih.

Rabu, 21 Juli 2021 | 12:38 WIB - Olahraga
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Tokyo - Tim bulutangkis Indonesia bertolak ke Tokyo untuk merebutkan medali di ajang Olimpiade Tokyo 2020, Jepang. Sebelumnya, mereka telah menjalani pemusatan latihan selama 10 hari di Prefektur Kumamoto. Dengan begitu, mereka siap untuk bertarung.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi, Rionny Mainaky menerangkan bahwa ia puas dengan kinerja anak asuhnya selama pemusatan latihan di Kumamoto. “Semoga hasil latihan di Kumamoto ini bisa menjadi bekal bagi tim Indonesia untuk memberikan yang terbaik,” tuturnya dilansir laman badmintonindonesia.org.

Sementara itu, pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi merasa senang dengan progres yang ditunjukkan, terutama dari pasangan senior Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

BERITA TERKAIT:
Lifter Putri Indonesia Raih Medali Perunggu Olimpiade Tokyo
Tim Panahan Beregu Campuran Indonesia Kalah dari Turki
Olimpiade Tokyo 2020: Kevin/Marcus Bungkam Wakil Inggris Raya
Tim Beregu Campuran Panahan Indonesia Maju Perempat Final
Olimpiade Tokyo 2020: Jonatan Christie Menang Telak di Laga Perdana
Olimpiade Tokyo 2020: Greysia/Apriyani Tekuk Wakil Malaysia
Selama PPKM Darurat, Pekerja Asing Tak Bisa Masuk Indonesia

“Program persiapan di ganda putra cukup baik, grafiknya, terutama buat Ahsan/Hendra mengalami kenaikan. Saya juga bertanya pada mereka dan mereka bilang kondisi semakin ok. Saya pribadi juga melihat seperti itu, dari stamina dan kesiapan ada peningkatan,” ujarnya.

Sebagai informasi, para pemain bulutangkis Indonesia antara lain Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie (tunggal putra), Gregoria Mariska Tunjung (tunggal putri), Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (ganda putra), Greysia Polii/Apriyani Rahayu (ganda putri), dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (ganda campuran).

Selama berada di Tokyo atau lebih tepatnya di Perkampungan Atlet Olimpiade Tokyo 2020, mereka akan didampingi lima pelatih. Pembatasan kuota akreditasi karena pengaruh pandemi virus Covid-19 membuat tim bulutangkis Indonesia tidak mengirimkan tim pendukung selama Olimpiade digelar. Tim pendukung nantinya akan disokong NOC (National Olympic Committee) Indonesia.

“Jadi dari 25 orang yang ikut ke Kumamoto, hanya lima pelatih dan sebelas atlet yang bisa stay di Perkampungan Atlet,” tukas Manajer Tim, Eddy Prayitno.


tags: #indonesia #bulutangkis #olimpiade tokyo 2020

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI