Ilustrasi gantung diri, Foto: Istimewa

Ilustrasi gantung diri, Foto: Istimewa

Depresi Istri Meninggal Terpapar Covid-19, Seorang Camat Gantung Diri

DRM sulit tidur, sering menyendiri, dan menutup diri dari keluarga sejak istrinya meninggal karena Covid-19.

Rabu, 21 Juli 2021 | 15:44 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Jakarta - DRM (45) ewas di kamar belakang rumah panggung orang tuanya, Sumba Timur Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (21/7). DRM adalah salah satu Camat di Kota Waingapu.

"Diduga bunuh diri dengan cara gantung diri," ungkap Kabid Humas Polda NTT Kombes Rishian Krisna, Rabu (21/7).

Jasad DRM ditemukan pada Selasa (20/7) pukul 11.30 Wita. Polisi telah memeriksa beberapa saksi dan mendapati keterangan bahwa DRM sempat minta untuk ditinggalkan sendiri di rumah, dengan alasan mau istirahat.

BERITA TERKAIT:
Depresi Istri Meninggal Terpapar Covid-19, Seorang Camat Gantung Diri
Kasus Covid-19 Meningkat, Bupati Jepara Kumpulkan Camat
Panitia dan ASN yang Terlibat Kasus Halalbihalal di Sukoharjo Belum Disanksi
Buntut Kasus Halalbihalal, Plt Camat Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya
Camat Sukoharjo Bakal Dipanggil Inspektorat Lantaran Hadiri Halalbihalal
Camat Mijen Semarang Apresiasi Bantuan dari Warga NU
Viral! Di Pasar Simongan Seorang Ibu Tolak Perintah Camat untuk Pakai Masker

"Sekitar pukul 11.20 Wita, korban menyuruh saksi atas nama Klemens dengan saksi atas nama Lukas menutup semua pintu dan jendela rumah panggung, dengan alasan untuk istirahat," imbuhnya.

Saksi lainnya, Kornelis, datang ke rumah orang tua korban dan tak mendapati adanya penghuni di dalam rumah. Kornelis kemudian menemui Klemens dan Lukas. "Saat kedua saksi masuk di dalam kamar milik saksi Lukas, kedua saksi mendapati korban yang sedang tergantung," imbuhnya.

"Melihat kejadian tersebut, kedua saksi berteriak sambil menangis," sambungnya.

Ia menyampaikan, berdasarkan keterangan keluarga, DRM sulit tidur, sering menyendiri, dan menutup diri dari keluarga sejak istrinya meninggal karena Covid-19. DRM diduga depresi kemudian nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

"Tidak ada yang mengetahui motif korban melakukan bunuh diri. Berdasarkan keterangan pihak keluarga korban, setelah istri korban meninggal dunia karena Covid-19 pada 20 Mei 2021, korban kepikiran, susah tidur, sering menyendiri, dan jarang berkomunikasi dengan pihak keluarga," ujarnya.

"Dimungkinkan korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dikarenakan depresi semenjak meninggalnya istri korban karena Covid," pungkasnya.


tags: #camat #ntt #gantung diri #covid-19 #depresi

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI