Ilustrasi. Foto: Istimewa.

Ilustrasi. Foto: Istimewa.

Diduga Depresi Jalani Isoman, Pria Ini Nekat Gantung Diri

Polisi menduga SA mengalami depresi sebab seluruh anggota keluarganya menjalani isoman dan tidak bisa mencari nafkah. 

Kamis, 22 Juli 2021 | 06:30 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Solo – Seorang pria inisial SA (34) nekat akhiri hidup dengan cara gantung diri di rumah kontrakan Kelurahan Gilingan, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Selasa (20/7/2021). Korban yang diketahui berasal dari Desa Gendayaan, Kecamatan Paranggupito, Wonogiri, Jawa Tengah, itu nekat bunuh diri diduga akibat depresi dan jenuh saat menjalani isolasi mandiri (Isoman).

Korban kali pertema ditemukan oleh sang istri dalam kondisi tergantung dengan leher terikat tali rafia.

Terkait kasus itu, Kapolsek Banjarsari Kompol Djoko Satrio menerangkan bahwa sebelum ditemukan tewas, SA keluar dari kamar sekitar pukul 03.00 WIB. Namun hingga pagi, korban tak kunjung kembali ke kamar.

BERITA TERKAIT:
Diduga Depresi Jalani Isoman, Pria Ini Nekat Gantung Diri
Depresi Istri Meninggal Terpapar Covid-19, Seorang Camat Gantung Diri
Innalillahi, Gadis Cantik Asal Karanganyar Gantung Diri Dekat Jenazah Ibu
Depresi Sakit Tak Kunjung Sembuh, Lansia Asal Pracimantoro Karanganyar Nekat Gantung Diri
Tanpa Sebab Jelas, Seorang Ibu Ditemukan Tewas Gantung Diri
Tanpa Sebab Jelas, Seorang Pria Nekat Gantung Diri
Diduga Depresi Ditinggal Suami, Seorang Wanita Ditemukan Tewas Gantung Diri

Kemudian, istri SA hendak mengecek ke teras rumah tempat biasa SA berjemur. Betapa kagetnya sang istri mendapati SA terbujur kaku tergantung di depan rumah menggunakan tali rafia.

Disinggung soal penyebab aksi nekat tersebut, polisi menduga SA mengalami depresi sebab seluruh anggota keluarganya menjalani Isoman dan tidak bisa mencari nafkah. 

Usai ditemukan, jenazah sempat dibawa ke RSUD Dr Moewardi untuk visum dan selanjutnya dimakamkan sesuai protokol.


tags: #gantung diri #isoman #solo #depresi

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI