Pimpinan Ponpes API Tegalrejo Magelang, Gus Muhammad Yusuf Chudlori (kemeja putih).

Pimpinan Ponpes API Tegalrejo Magelang, Gus Muhammad Yusuf Chudlori (kemeja putih).

Gus Yusuf Minta Aparat Kencangkan Patroli Cyber

Gus Yusuf mencontohkan agar para pejabat bisa meneladani sifat Sayyidina Umar.

Kamis, 22 Juli 2021 | 08:17 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Magelang - Pimpinan Pondok Pesantren API Tegalrejo, Kabupaten Magelang; Gus Muhammad Yusuf Chudlori meminta Polri dan para pejabat terkait agar mengencangkan patroli cyber. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui ada atau tidaknya warga Jateng yang terdampak PPKM Darurat.

Hal tersebut disampaikan Gus Yusuf saat dirinya menerima bantuan 7.500 kilogram beras dari Polda Jateng, pada Rabu (21/7). 

Dalam kesempatan itu, Gus Yusuf mengaku beberapa hari lalu ada seorang muridnya yang menghubungi dirinya untuk meminta bantuan karena terdampak PPKM.

BERITA TERKAIT:
Gus Yusuf Minta Aparat Kencangkan Patroli Cyber
Polda Jateng Salurkan 7.500 Kg Beras untuk Warga Terdampak PPKM Darurat di Magelang

"Waktu itu ada bocah WA saya katanya butuh bantuan. Kalau sudah begini kan artinya bener bener butuh. Setelah itu saya komunikasi dengan polda agar ada bantuan," kata Gus Yusuf.

Dari cerita itu kata dia, penting bagi Polri untuk mengencangkan patroli cyber. Misalnya untuk mengetahui adanya anak yang kelaparan. 

"Ini yang paling penting karena sekarang banyak sekali contoh anak-anak yang orangtuanya Isoman dan para pendatang yang tidak dapat BLT," ujarnya.

Gus Yusuf mencontohkan agar para pejabat bisa meneladani sifat Sayyidina Umar.

"Pejabat itu jangan tidur sebelum masyarakatnya tertidur pulas. jangan sampai ada masyarakat yang kelaparan," tutup Gus Yusuf.


tags: #ponpes api tegalrejo #gus muhammad yusuf chudlori #magelang

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI