Ilustrasi virus corona, Foto: Istimewa

Ilustrasi virus corona, Foto: Istimewa

Mempelai Wanita Positif Covid-19, Pesta Nikah di Kulon Progo Dibubarkan

Pihak keluarga pengantin wanita sengaja menutupi hasil swab antigen positif agar acara pernikahan tersebut bisa tetap digelar.

Kamis, 22 Juli 2021 | 15:26 WIB - Kesehatan
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Kulon Progo - Pesta Pernikahan di Kapanewon Sentolo Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dibubarkan aparat gabungan dari Satgas Covid-19 setempat, Kamis (22/7). Pasalnya mempelai wanita dan walinya terkonfirmasi positif Covid-19.

"Iya benar, tadi kami membubarkan pesta Pernikahan di Dusun Sidowayah, Kalurahan Sukoreno, Sentolo, karena diketahui bahwa mempelai wanita dan walinya itu terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab antigen," ungkap Panewu Sentolo Sigit Purnomo, Kamis (22/7).

Ia menambahkan, pembubaran pesta Pernikahan ini berawal dari laporan KUA Sentolo tentang kondisi mempelai wanita dan walinya yakni ayah kandung pengantin wanita terkonfirmasi positif Covid-19. Hal ini diketahui karena salah satu syarat menikah di masa pandemi adalah melampirkan hasil swab antigen.

BERITA TERKAIT:
Mempelai Wanita Positif Covid-19, Pesta Nikah di Kulon Progo Dibubarkan
Penjualan Hewan Kurban di Kulon Progo Anjlok
Kambing di Kulon Progo Punya Tujuh Kaki dan Dua Kelamin
Klaster Musala, 62 Orang di Kulon Progo Positif Corona
Klaster Panti Asuhan, 10 Orang di Kulon Progo Positif Corona
4.000 Penumpang Tiba di Bandara Kulon Progo Hari Ini
Pembunuh Dua Wanita di Kulon Progo Terancam Hukuman Mati

Proses ijab kabul di KUA digelar pagi tadi dengan peserta dari masing-masing mempelai. Sementara itu, mempelai wanita diwakilkan oleh anggota keluarga yang dinyatakan negatif Corona.

"KUA membolehkan bahwa ijab dilaksanakan di KUA, tetapi pengantin perempuan dan walinya itu nggak boleh ikut, hanya diwakilkan. Nah selesai ijab, kemudian kan pulang, dan ternyata mereka tetap menggelar hajatan di sana (rumah mempelai wanita)," imbuhnya.

Atas temuan tersebut, tim Satgas Covid-19 Sentolo yang terdiri dari TNI, Polri dan Kapanewon meluncur ke lokasi hajatan untuk membubarkan kegiatan tersebut. "Tadi saya datang pas acara seserahan, langsung saat itu juga saya umumkan bahwa mempelai wanita dan walinya ini positif Corona, sehingga hajatan harus dihentikan," ujarnya.

Sebagai solusi, lanjut dia, pihaknya mengarahkan agar para tamu diterima dengan sistem drive thru. Sehingga mereka tak perlu masuk ke tenda hajatan dan tetap menjaga jarak. "Jadi kami minta untuk drive thru karena memang lokasi hajatan di pinggir jalan. Tamu datang, memasukkan sumbangan kemudian mengambil nasi boks dan segera pulang," jelasnya.

Sigit menduga pihak keluarga pengantin wanita sengaja menutupi hasil swab antigen positif agar acara Pernikahan tersebut bisa tetap digelar. Dugaan ini dikuatkan oleh pengakuan warga sekitar yang tidak tahu menahu tentang hasil tersebut.

Usai kejadian ini, pihak Kapanewon Sentolo masih berkoordinasi dengan pihak Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo untuk menentukan langkah berikutnya. Sigit berharap agar kejadian serupa tak terulangi dan bisa diantisipasi.


tags: #kulon progo #pernikahan #dibubarkan

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI