Ilustrasi kekerasan, Gambar: Istimewa

Ilustrasi kekerasan, Gambar: Istimewa

Bohong Ngaku Hamil, Pasutri Korban Pukul Satpol PP Gowa Dipolisikan

Pemukulan itu viral karena Amriana sempat disebut hamil 9 bulan.

Jumat, 23 Juli 2021 | 09:35 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Gowa - Pasangan suami-istri (pasutri) korban pemukulan oknum Satpol PP Gowa Halim alias Ivan (24) dan Amriana (34) dilaporkan balik ke polisi atas tuduhan menyebarkan berita bohong soal kehamilan. Ivan sebelumnya memang sempat mengaku istrinya tengah hamil 9 bulan dan mengalami kontraksi akibat dipukul oknum Satpol PP Gowa Mardani Hamdan.

"Iya betul, pengaduan ya, dia melakukan pengaduan," ungkap Kasubag Humas Polres AKP Mangatas Tambunan, Jumat (23/7).

Laporan ini disampaikan oleh organisasi kemasyarakatan (ormas) Brigade Muslim Indonesia (BMI) Sulsel pada Kamis (22/7) sekitar pukul 13.30 Wita. "Pengaduan tentang berita bohong. Jadi ini kan kita baru terima laporan, nanti kita lihat tindak lanjut Reskrim (Reserse Kriminal) bagaimana," ujarnya.

BERITA TERKAIT:
Bohong Ngaku Hamil, Pasutri Korban Pukul Satpol PP Gowa Dipolisikan
Kasatpol PP Gowa: Musik di Warkop Saat Azan Picu Personel Pukul Pasutri
Oknum Satpol PP Gowa Pukul Ibu Hamil 9 Bulan

Mangatas juga mengatakan laporan BMI atas nama Muhammad Zulkifli S tersebut mengadukan pasutri Ivan dan Amriana atas postingan viral keduanya yang di dalamnya ada pengakuan hamil. Zulkifli sebagai pelapor menuding keduanya berbohong soal kehamilan tersebut.

"Benar memang ada dari Brigade Muslim Indonesia mengadukan terkait postingan pemilik kafe, tentang kehamilan," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ivan dan Amriana sempat menjadi ramai di media sosial akibat dipukul eks Sekretaris Satpol PP Gowa Mardani Hamdan pada saat razia PPKM di Kelurahan Panciro Kecamatan Bajeng Gowa, Rabu (14/7) sekitar pukul 20.40 Wita.

Pemukulan itu viral karena Amriana sempat disebut hamil 9 bulan. Mardani, yang menjadi pelaku pemukulan, kemudian ditetapkan menjadi tersangka penganiayaan dan jabatannya sebagai Sekretaris Satpol PP Gowa dicopot. Namun persoalan tersebut ternyata tak berhenti sampai di situ. pasutri Ivan dan Amriana dilaporkan balik ke polisi atas tudingan menyebarkan berita bohong soal kehamilan.


tags: # satpol pp gowa # pasutri #hamil #ppkm darurat

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI