Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.

Hanya Tiga Hari Isolasi di RS, Gus Yasin: Banyak Warga Butuh Kamar Perawatan

Alasannya yakni kondisi kesehatan yang sudah agak membaik.

Sabtu, 24 Juli 2021 | 19:55 WIB - Kesehatan
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Semarang- Ada cerita unik dari Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat menjalani isolasi karena terpapar corona. Dia memilih hanya sebentar dirawat di rumah sakit dengan alasan lebih mengutamakan warganya.

Pria yang akrab disapa Gus Yasin itu mengatakan dirinya pertama kali dinyatakan positif corona pada Minggu 20 Juni 2021 lalu. Diketahuinya positif itu berawal ketika dirinya pada hari Sabtu 19 Juni 2021 saat dirinya mendapat telepon dari Ajudan Menko Marinvest RI. Ajudan itu mengatakan Gus Yasin diminta bertemu Menteri Marinvest untuk membahas sesuatu hal pada Senin 21 Juni.

Karena untuk memenuhi undangan itu, Ia pun menjalani tes Swab PCR pada Minggu pagi. Dari situlah, dirinya mengetahui jika dirinya positif corona.

BERITA TERKAIT:
Mahasiswa Unsoed Banyumas Ciptakan Yoghurt Jamu untuk Pasien Isoman
Universitas Paramadina bersama PMI Dirikan Shelter Ruang Pulih Isolasi Mandiri OTG
Hanya Tiga Hari Isolasi di RS, Gus Yasin: Banyak Warga Butuh Kamar Perawatan
Pemkot Solo Intens Awasi Pasien Covid-19 yang Isolasi
Panglima TNI dan Kapolri Dialog Bareng Warga Semarang yang Jalani Isoman
Luhut: Pemerintah Libatkan 11 Jasa Telemdicine untuk Layani Pasien Isoman
Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Boyolali Siapkan Tiga Tempat Isolasi Mandiri

"Malem minggu saya ditelepon ajudan Menteri Marinvest bahwa Senin 21 Juni saya diminta bertemu Menteri Marinvest. Minggu pagi saya test PCR dan sorenya dinyatakan positif corona," kata Gus Yasin, saat ditemui KUASAKATACOM, di Rumah Dinasnya, Sabtu (24/7/2021).

Karena diketahui positif, dia pun memberitahu Menteri Koordinator Marinvest bahwa dirinya tak bisa ke Jakarta. Saat itu, kata dia, dirinya dalam keadaan sehat. "Pusing, batuk, pilek engga ada. Ya normal aja. Jadi saya milih Isolasi Mandiri di rumah dinas. Kebetulan waktu itu keluarga ada di Rembang semua," jelasnya.

Senin pagi 21 Juni pun dia mengaku masih bisa beraktivitas seperti biasa. Seperti misalnya mengikuti rapat penanganan covid mingguan pemprov Jateng secara daring dari rumahnya. Selain itu juga masih bisa berolahraga di halaman rumah dinas. 

"Tapi Senin sore saya mulai merasa pusing kepala, meriang, kedinginan, panas dalam. Karena saya memiliki komorbid, tenaga medis menyarankan saya untuk dirawat di rumah sakit. Saya dirawat di RSUP dr Kariyadi Semarang," ungkapnya.

Namun, kata Gus Yasin, perawatan di rumah sakit itu tak berlangsung lama, hanya tiga hari. Pada Rabu malam 23 Juni dirinya memilih mengakhiri perawatan di rumah sakit dan melanjutkan Isolasi Mandiri di rumah dinas. Alasannya yakni kondisi kesehatan yang sudah agak membaik. Selain itu, yang tak kalah pentingnya adalah menurut dia masih banyak warga Semarang dan Jateng yang lebih membutuhkan perawatan di rumah sakit

"Pada hari itu saya engga merasa adanya gejala. Pusing, batuk udah engga ada lalu pilek juga udah engga parah maka saya minta pulang untuk selanjutnya Isolasi Mandiri. Saya merasa masih banyak masyarakat yang butuh kamar perawatan di rumah sakit yang mungkin lebih parah daripada saya," terangnya

Ia pun kemudian Isolasi Mandiri di rumah dinas dan beberapa hari kemudian tes Swab PCRnya dinyatakan negatif corona. Untuk berjuang negatif, ucap Gus Yasin, dirinya selalu berusaha enjoy menjalani isolasi. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan imun tubuh. "Kalau issolasi engga perlu gelisah dan khawatir. Yakinlah semua sudah ada yang mengatur. Happy dan tenang aja. Penyakit ini bisa diobati kok. Kalau kita mau tenang Insyaallah bisa sembuh," ucap dia

Selain itu, yang tak kalah pentingnya yakni rutin konsultasi dengan dokter. "Dan jangan lupa untuk perbanyak makan, meskipun itu rasanya tidak enak. Seperti yang saya alami ketika isolasi, semua makanan terasa asin. Tapi saya makan terus agar membantu kondisi tubuh," tandas Gus Yasin yang merupakan politisi Partai Persatuan Pembangunan itu.


tags: #isolasi mandiri #rumah sakit #taj yasin maimoen #wakil gubernur jawa tengah

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI